Breaking News:

Terkini Internasional

Jadi Penyandang Dana Sekte Budak Seks, Ahli Waris Perusahaan Seagram Clare Bronfman Dihukum Penjara

Aktris Amerika Serikat, Allison Mack, mengaku bersalah atas tuduhan terkait organisasi perdagangan seks yang disamarkan sebagai lembaga bimbingan.

Editor: Mohamad Yoenus
NY Post/ Erik Thomas
Clare Bronfman. 

TRIBUNWOW.COM - Clare Bronfman, seorang ahli waris Seagram, perusahaan minumas keras di Amerika Serikat dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun dan sembilan bulan atas perannya dalam sekte perbudakan seks 'Nxivm'.

Brofman, sekaligus penyandang dana bagi pemimpin Nxivm, Keith Raniere, mengaku bersalah pada April 2019 karena menampung sejumlah migran untuk "diperkerjakan dan melayani" tanpa upah.

Brofman juga mengakui telah melakukan penipuan kartu kredit.

Dia sudah dibawa ke tahanan untuk menjalani hukuman penjara setelah vonis dibacakan di Pengadilan Brooklyn, New York.

Dalam keterangan tertulis kepada pengadilan akhir bulan lalu, Bronfman mengatakan dia "tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapa pun, tapi bagaimana pun saya melakukannya, dan atas hal tersebut saya sangat menyesal".

Namun, dia mengatakan Nxivm telah "mengubah hidup saya menjadi lebih baik" dan dia tidak akan mengkhianati pemimpin sekte tersebut, Raniere.

Keith Raniere, pemimpin sekte seks bernama Nxivm.
Keith Raniere, pemimpin sekte seks bernama Nxivm. (NXIVM/ Keith Raniere)

Apa Itu Nxivm?

Nxivm - dibaca "Nexium" -berdiri pada 1998 dan telah bekerja dengan lebih dari 16.000 orang di berbagai kota besar di AS, Kanada, Meksiko, dan Amerika Tengah.

Di situsnya, mereka menyebut diri sebagai sebuah "perkumpulan yang mengacu pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang berupaya memberdayakan masyarakat dan menjawab pertanyaan-pertanyaan penting mengenai apa makna menjadi manusia".

Namun, terlepas dari jargon "bekerja untuk membangun dunia yang lebih baik", Raniere tahun lalu telah divonis bersalah lantaran melaksanakan sistem "budak dan tuan".

Dokumen pengadilan tahun lalu menyebut Nxivm beroperasi seperti sekte.

Jaksa penuntut mengatakan kepada pengadilan bahwa para anggota membentuk sebuah perkumpulan rahasia "budak" yang mengalami pencucian otak dan distempel dengan inisial Raniere.

Mereka kemudian dipaksa untuk berhubungan seks dengannya.

Bronfman adalah anggota dewan eksekutif Nxivm, dan telah menyumbang kepada Raniere sebanyak US$10 juta untuk menjalankan kelas intensif pengembangan diri kelompok itu.

Dia juga membayar jasa para pengacara ketika kelompok ini menghadapi gugatan.

Penasihat Bronfman berpendapat bahwa kliennya semestinya mendapat hukuman ringan, karena tidak terlibat secara langsung dalam tuduhan paling serius terhadap Nxivm.

Disebutkan pula, Bronfman punya masalah kesehatan yang bisa membuatnya rentan tertular virus Corona di dalam penjara.

Namun, jaksa penuntut mengatakan Bronfman tetap akan diberi hukuman berat karena "Raniere tidak akan bisa melakukan kejahatan, jika bukan karena bersekutu dengan orang kuat seperti Bronfman".

Selebriti AS Mengaku Terlibat Sekte Seks

Aktris Amerika Serikat, Allison Mack, mengaku bersalah atas tuduhan terkait organisasi perdagangan seks yang disamarkan sebagai lembaga bimbingan diri.

Muncul di pengadilan federal Brooklyn, Mack mengaku bersalah atas tuduhan pemerasan dan konspirasi pemerasan terkait dengan dugaan 'sekte seks' bernama Nxivm.

Dalam sebuah pernyataan, Mack mengaku merekrut para anggota perempuan dengan memberitahu mereka bergabung sebuah kelompok bimbingan diri.

"Saya harus bertanggung jawab penuh atas perilaku saya," katanya, dikutip dari BBC.

Mack, yang berperan dalam serial televisi AS, Smallville, merupakan satu dari enam orang yang menghadapi dakwaan pidana sebagai bagian dari investigasi terhadap Nxivm.

Jaksa menuduh kelompok ini menggunakan skema piramida, di mana para anggotanya membayar ribuan dolar untuk biaya seminar agar bisa naik pangkat.

Keith Raniere diduga menjadi ketua dan satu-satunya lelaki dalam kelompok ini, sementara Mack menjabat sebagai salah satu deputi perempuan tertinggi.

Para perempuan yang direkrut diduga dicap dengan inisial Raniere dan diperkirakan berhubungan seks dengannya, sebagai bagian dari "sistem budak dan tuan."

"Allison Mack merekrut para perempuan untuk bergabung dengan apa yang disebut sebagai kelompok bimbingan untuk perempuan, yang dibentuk dan dipimpin oleh Keith Raniere," kata Richard Donoghue, pengacara AS untuk Distrik Timur di New York, tahun lalu.

Pada persidangan Senin (8/4/2020), Mack mengatakan ia diperintahkan oleh Raniere untuk mengumpulkan foto-foto dari dua perempuan dalam kelompok tersebut, kemudian mengancam akan menyebarkan foto-foto tersebut jika mereka mengungkapkan informasi tentang grup rahasia itu.

"Saya percaya niat Keith Raniere adalah untuk membantu orang", kata Mack di pengadilan pada 8 April. "Saya salah."

Raniere ditangkap oleh FBI di Meksiko tahun lalu. Tim pembelanya berargumen bahwa dugaan hubungan seksual itu berdasarkan kesepakatan.

Sebelumnya pada April 2018 Mack mengaku tidak bersalah terkait berbagai tuduhan yakni perdagangan seks, konspirasi untuk melakukan perdagangan seks dan kerja paksa.

Vonis terhadapnya dijadwalkan pada bulan September dan ia akan menghadapi hukuman maksimum 20 tahun penjara untuk masing-masing dari dua dakwaan tersebut.

Bulan lalu salah satu pendiri grup tersebut, Nancy Salzman (65) juga mengaku bersalah atas tuduhan pemerasan.

Ia dijadwalkan akan dihukum pada bulan Juli. (BBC)

Sumber: BBC Indonesia
Tags:
Clare BronfmanNxivmSekte Budak SeksAmerika SerikatMeksikoKanadaAllison Mack
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved