Breaking News:

Terkini Nasional

Mahfud MD Jawab Tudingan Pemerintah Larang Pemutaran Film G30S: Itu Urusan Televisi

Menko Polhukam, Mahfud MD menjawab soal tudingan miring kepada pemerintag perihal pemutaran film pengkhiatan G30SPKI.

Youtube/Indonesia Lawyers Club
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjawab soal tudingan miring kepada pemerintag perihal pemutaran film pengkhiatan G30SPKI, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (29/9/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjawab soal tudingan miring kepada pemerintag perihal pemutaran film pengkhiatan G30S.

Dilansir TribunWow.com, Mahfud MD menegaskan bahwa tidak ada larangan dari pemerintah untuk tidak memutar atau menonton film tersebut.

Hal itu diungkapannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (29/9/2020).

Menko Polhukam, Mahfud MD buka suara menanggapi pembubaran acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (29/9/2020).
Menko Polhukam, Mahfud MD buka suara menanggapi pembubaran acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (29/9/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Cerita Cucu Jenderal dan Dalang Peristiwa G30S, Tak Mau Mewarisi Konflik hingga Kesal pada Negara

Menurutnya terkait pemutaran film berserajarah tersebut urusannya bukan dengan pemerintah melainkan kepada televisi selaku yang memiliki hak siar.

"Pemerintah tidak pernah melarang atau menyuruh untuk menonton atau memutar film pengkhianatan G30SPKI," ujar Mahfud MD.

"Itu silakan saja, oleh sebab itu pemerintah tidak peduli orang ribut mau nonton atau tidak, itu urusan televisi," jelasnya.

Meski begitu, dirinya ataupun pemerintah tidak juga mempengaruhi stasiun televisi untuk tidak menyirakan film tersebut.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu hanya menegaskan bahwa pelarangan dari pemerintah berkaitan dengan terjadinya kerumunan ketika dilakukan acara nonton bareng.

Namun saat diputar di televisi maka tidak masalah lantaran tidak menimbulkan kerumunan.

"Kemarin saya ketemu TVRI, silakan lah diputar, kenapa sih. Boleh diputar boleh tidak. Mau nonton di YouTube juga ada," katanya.

"Cuman yang pemerintah larang itu kalau ada kerumunan yang melanggar protokol kesehatan," tegas Mahfud MD.

Halaman
123
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved