Breaking News:

Terkini Daerah

Ternyata Segini Berat Badan Harimau Kurus yang Viral di Medsos, Berikut Tanggapan BKSDA

Video harimau yang tampak kurus kering viral di media sosial. Lalu berapa berat harimau?

Tayang:
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribun Jatim
Video harimau yang tampak kurus kering viral di media sosial. 

TRIBUNWOW.COM - Video yang memperlihatkan harimau tampak kurus kering viral di media sosial.

Dalam video itu, terlihat harimau dengan perut mengempis tengah berjalan di kandangnya yang diketahui berada di Maharani Zoo dan Goa di Lamongan.

Viralnya video tersebut lantas membuat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turun tangan untuk mengecek ke lokasi.

Media sosial tengah dihebohkan dengan video harimau yang terlihat kurus kerempeng terlihat dalam unggahan akun Instagram @ndorobeii pada Selasa (8/9/2020).
Media sosial tengah dihebohkan dengan video harimau yang terlihat kurus kerempeng terlihat dalam unggahan akun Instagram @ndorobeii pada Selasa (8/9/2020). (Instagram/ndorobeii)

Viral Harimau Bertubuh Kurus, Pihak Maharani Zoo Beri Penjelasan: Tidak Ada Mengurangi Jatah Makanan

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jatim pada Rabu (9/9/2020) pihak BKSDA juga sempat menimbang bobot harimau.

Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Juli Tri Wahyuningtyas menjelaskan bahwa bobot Harimau bernama Baksi itu masih normal.

"Sore tadi baru selesai ditimbang," kata Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Juli Tri Wahyuningtyas, Selasa (8/9/2020).

Menurut timbangan, Baksi memiliki berat 107 kilogram.

Sedangkan berat badannya berada di kisaran 95-115 kilogram.

Tim dokter dari BKSDA juga mengonfirmasi bahwa berat sedemikian adalah berat normal.

"Sehingga saat ini diketahui kalau kondisi Baksi memang tidak apa-apa," ungkapnya.

Di kesempatan lain, Juli menjelaskan bahwa Baksi merupakan harimau jenis sumatera.

"Benar dan sempat viral juga, itu salah satu harimau sumatera yang ada di tempat kami," ucap Juli saat dihubungi Kompas.com Selasa (8/9/2020).

Juli mengatakan, harimau terlihat kurus bisa jadi karena faktor jarak antara tribun pengunjung dengan dasar kandang cukup jauh, yakni sekitar delapan meter.

Sehingga, harimau terlihat kurus dari tribun pengunjung.

Selain itu, harimau sumatera juga disebut memiliki berat badan yang lebih kecil dibanding dengan jenis lainnya.

• Tak Mau Jadi Santapan Harimau, 5 Warga Aceh Tamiang Bersembunyi di Atas Pohon Selama 3 Jam

"Jadi faktanya itu kan harimau sumatera tidak sebesar harimau-harimau jenis lainnya, lebih langsing," ungkapnya.

Lalu, Juli juga menjelaskan bahwa harimau yang viral itu sudah berumur 10 tahun.

Harimau berjenis kelamin jantan itu juga sudah menghasilkan anak hingga tiga kali.

"Sudah tiga kali reproduksi anakan juga. Kalau jenisnya, harimau yang ada di video itu jantan," ucap dia.

Terkait komentar negatif yang menyebut kebun binatang tidak memberi makan, Juli langsung membantahnya.

Juli mengakui jika selama pandemi Covid-19 pengunjung berkurang dan kebun binatang sempat ditutup beberapa bulan.

Namun bukan berarti pihaknya tidak memberikan makan dan nutrisi sesuai standar.

"Untuk nutrisi dan makanan, meski pengunjung tidak banyak seperti sebelum pandemi dan sempat tutup juga beberapa bulan, tapi tetap kami berikan sesuai standar," ungkap Juli.

 BBKSDA Berhasil Tangkap Harimau yang Diduga Kerap Mangsa Manusia di Riau: Upaya Kami Tanpa Menyakiti

Juli menjelaskan, harimau sumatera biasanya diberi makanan setiap sore hari.

Sekali makan mereka bisa menghabiskan enam sampai delapan kilogram daging.

Ia menegaskan, tak ada pengurangan jatah makan selama pandemi Covid-19.

"Jadi kami tidak ada mengurangi jatah makan di saat pandemi ini, bahkan nutrisi pun ada (diberikan)," terangnya. 

Peringatan Polisi

Kapolres Lamongan AKBP Harun meminta agar masyarakat jangan mudah berpikir negatif terkait video tersebut.

"Masyarakat jangan berpikir negatif dulu, sebab semua kan memang perlu klarifikasi. Anggota kami kemarin sudah ada yang ke sana," tutur Harun dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Kamis (9/9/2020)

Harun menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak kebun binatang.

Polisi sempat mengatakan, kalau tidak bisa mengurusi harimau bisa diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

 Fakta Viral Video Harimau Kurus di Lamongan, Pihak Pengelola: Kata Dokter Masih Wajar, Tetap Diurus

"Kami juga sudah komunikasi (dengan pihak Maharani Zoo), kalau memang mereka tidak bisa mengurusi ya lebih baik diserahkan pada BKSDA atau pihak yang sanggup mengurusi. Tapi, mereka bilang bisa dan sanggup, ya sudah," ujar Harun.

Harun kemudian menegaskan bahwa pihak kepolisian adalah pihak yang bertugas memberika pencerahan.

Selain itu, dia juga ingin kepolisian menjadi pihak yang meluruskan segala isu-isu yang beredar.

Apalagi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan segera berlangsung.

Ia berharap, masyarakat memiliki pemikiran-pemikiran yang rupanya tidak sesuai dengan kenyataan.

"Jangan sampai ada pemikiran yang salah dari masyarakat dan menciptakan keresahan. Sudah menjadi tugas kami untuk mengonfirmasi kebenaran dan fakta di lapangan," lanjutnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini telah diolah dari Tribunjatim.com dan Kompas.com dengan judul Kondisi Harimau di Maharani Zoo dan Goa Viral di Sosmed, BKSDA Ungkap Fakta: Tidak Apa-apa dan Video Viral Harimau Kebun Binatang Perut Kempis, Polisi: Dokternya Bilang Masih Wajar dan Video Viral Harimau Sumatera Kurus di Kebun Binatang, Perutnya Terlihat Kempis

Tags:
HarimauViralLamonganBalai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)Jawa Timur
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved