Pilkada Serentak
Tantang Ipong di Pilkada Ponorogo, Pasangan Sugiri-Lisdyarita Deklarasikan Diri: Usung Perubahan
Sugiri Sancoko bersama Lisdyarita telah mendeklarasikan diri sebagai bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Jumat (28/8/2020).
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Sugiri Sancoko bersama Lisdyarita telah mendeklarasikan diri sebagai bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Jumat (28/8/2020).
Momen tersebut menandakan bahwa pasangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita sudah mantap untuk maju di Pilkada atau Pilbup Ponorogo pada 9 Desember 2020 mendatang.
Nantinya pasangan Sugiri dan Lisdyarita akan menantang calon dari petahana, Ipong Muchlissoni.

• Sebelum Deklarasi Cabup-Cawabup Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Ziarah ke Makam Bathara Katong
• Keluarga Jokowi, Gibran dan Bobby Maju Pilkada, Jimly Asshiddiqie: Sekarang Orang Sudah Lupa KKN
Dilansir TribunWow.com, dalam kesempatan tersebut, calon bupati Ponorogo, Sugiri mengatakan mengusung misi perubahan untuk Kabupaten Ponorogo, seperti yang dikutip dari tayangan Live Update Tribunnews.com, Jumat (28/8/2020).
Selain itu, Sugiri mengaku tidak gentar untuk menghadapi siapapun lawannya di Pilkada Ponorogo 2020.
Dirinya menyadari tidak memiliki dukungan besar di Pilkada Ponorogo tahun ini.
Dikatakannya bahwa koalisi partai pendukungnya, yakni PDIP, PAN, PPP dan Hanura hanya mempunyai total 9 kursi di DPRD Kabupaten Ponorogo.
Namun menurutnya, kondisi tersebut tidak banyak menentukan terkait bagaimana kepercayaan rakyat Ponorogo di 9 Desember nanti.
Terlebih menurutnya tim pemenangannya sudah mempersiapkan semuanya lebih cepat dan matang.
"Kami mengusung Ponorogo Perubahan, kami setiap hari mendapatkan keluhan rakyat bahwa rakyat ingin berubah, sehingga kami meskipun kecil, partai pengusung kami cuman 9 kursi, tapi mengambil sikap awal jauh lebih bagus, karena kami expert lebih dulu," ujar Sugiri.
• Megawati Sindir Kader yang Marah karena Tak Diberi Rekomendasi Maju Pilkada 2020: Ngamuk, Saya Pecat
Lebih lanjut, Sugiri mengakui bahwa kontestasi Pilkada Ponorogo tahun ini adalah kesempatan yang kedua baginya setelah gagal pada kesempatan sebelumnya.
Meski sudah pernah gagal, Sugiri menegaskan tidak membuatnya merasa kapok dan menyerah.
Apalagi memiliki tujuan baik untuk perubahan Kabupaten Ponorogo.
Selain itu, ia mengaku semakin yakin setelah acara deklarasinya mendapatkan banyak perhatian dari masyarakat dengan cara menghadirinya secara langsung.
"Pertama memang ini pilihan kami yang kedua, kemarin kami gagal, tapi kami tidak jera karena mengupayakan kebaikan dan mempunyai cita-cita Ponorogo lebih baik tidak akan pernah kami kapok," kata Sugiri.
"Kami akan terus upayakan sampai liang lahat dan kami buktikan hari ini ternyata ada empat partai pengusung yang hanya sembilan kursi namun mampu menggelorakan Pononoro," tegasnya.
"Artinya Ponorogo berubah itu menjadi bagian penting dari hati nurani masyarakat."
• Dugaan Pemalsuan Identitas Pendukung, Penantang Gibran di Pilkada Solo Bajo Dilaporkan ke Bawaslu
Sementara itu, di satu sisi calon Bupati Lisdyarita mengaku akan menjadi pendamping Sugiri untuk membantu merubah Kabupaten Ponorogo ke arah yang lebih baik.
Tak lupa dirinya memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Ponorogo atas kepercayaan yang diberikan untuk mendukungnya dan Sugiri.
"Kalau saya jujur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, juga sama ketua ketua partai dan seluruh partai yang sudah membantu kami supaya rekomendasi ini bisa lolos, sehingga bisa mendapat 9 kursi dan kita sudah siap untuk maju," ungkapnya.
Simak video mulai menit ke- 4.05:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)