Terkini Daerah
Viral Balita Dicekoki Miras, Ayah Ungkap Sebab Anaknya Terima Disodori Gelas: Dipikir Anggur Kopi
Milkias Taopan, ayah balita berinisial RB (3) yang dicekoki minuman keras oleh dua pemuda, mengungkapkan kronologi kejadian.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Milkias Taopan, ayah balita berinisial RB (3) yang dicekoki minuman keras oleh dua pemuda, mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpa putranya.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Selasa (25/8/2020).
Diketahui video yang viral di media sosial itu terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Minggu (23/8/2020) lalu.

• Anak Balitanya Viral Dicekoki Miras, sang Ayah Mengaku Tak Laporkan Pelaku karena Takut Dipecat
Saat itu dua pemuda, Firman Efendi (20) dan M Rifky Hendra Putrawan (19), mencekoki RB di sebuah kebun merica di Kabupaten Luwu Timur.
Milkias menuturkan peristiwa itu terjadi saat ia meninggalkan anaknya untuk pergi bekerja.
"Itu enggak tahu saya. Saya pergi bekerja ke kebun. Setelah itu saya datang, lihat anak saya sudah mabuk," tutur Milkias Taopan.
Ia menyebutkan RB memang kerap bermain-main dengan kedua pemuda itu.
"Kejadian saya pergi bekerja, anak saya bermain sama mereka," lanjut sang ayah.
Milkias menjelaskan saat itu adalah kali pertama kedua pemuda mencoba mencekoki putranya dengan minuman keras.
"Hanya waktu itu saja," ungkapnya.
Meskipun kedua video yang diunggah pemuda itu viral di media sosial, sang ayah mengaku sudah tahu sejak ia pulang bekerja dari kebun.
"Saat kejadian saya sudah mengetahui," paparnya.
Setelah melihat gelagat RB, Milkias lalu membawanya pulang dan mengistirahatkannya.
Diketahui bocah tiga tahun itu sempat oleng dan terjatuh akibat pengaruh minuman keras.
Tidak hanya itu, kepala RB juga terbentur kayu yang tersimpan di pondok kebun saat jatuh.
• Videonya Viral, 2 Pemuda yang Cekoki Bocah dengan Miras Ditangkap, Polisi Sebut Identitas Keduanya
"Saya mulai gendong, lalu baringkan di dalam rumah. Lalu dikasih air," jelas Milkias.
Dalam video tampak RB sampai tiga kali menenggak miras yang dituangkan di gelas oleh pemuda tersebut.
Milkias menduga putranya yang suka minum kopi mengira minuman yang disodorkan itu adalah kopi.
"Enggak mengancam. Anak saya 'kan sering minum kopi, dan dipikir anggur (adalah) kopi, jadi saat itu langsung diminum," papar sang ayah.
"Anak saya kebiasaan dikasih apa saja dimakan," tambah dia.
Dikutip dari TribunLutim.com, diketahui kedua pemuda itu telah ditangkap polisi pada Minggu (23/8/2020) malam.
Firman dan Rifky juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka ditangkap di kediamannya di Jalan Abu Bakar As-Shiddiq, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Menurut Kabid Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Dinas Sosial Luwu Timur, Juleha, ayah korban bekerja sebagai penjaga kebun milik tersangka.
Juleha menuturkan, awalnya orang tua korban enggan melapor karena takut kehilangan pekerjaan.
"Tidak mau melapor karena takut hilang pekerjaannya. Yang kasih miras ke anaknya itu bosnya," ungkap Juleha.
Diketahui video tersebut menjadi viral setelah disebar di grup WhatsApp dan sejumlah media sosial.
Lihat videonya mulai menit 2:30
(TribunWow.com/Brigitta)