Breaking News:

Virus Corona

2 Personel SID Diperiksa Polisi terkait Kasus 'Kacung WHO' Jerinx: Kami Sangat Mengenal Dia

Bobby Kool dan Eka Rock, dua personel Superman is Dead (SID) diperiksa polisi terkait kasus yang menjerat rekannya, I Gede Ari Astina alias Jerinx.

Editor: Lailatun Niqmah
Istimewa/Kompas.com
Dua personel Superman Is Dead Bobby Kool dan Eka Rock di Mapolda Bali, pada Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Bobby Kool dan Eka Rock, dua personel Superman is Dead (SID) diperiksa polisi terkait kasus yang menjerat rekannya, I Gede Ari Astina alias Jerinx.

Keduanya diperiksa sebagai saksi pada Selasa (18/8/2020) di Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi mengatakan dua saksi tersebut diajukan oleh tersangka Jerinx.

Jerinx ditahan di Rutan Polda Bali, Rabu (12/8/2020).
Jerinx ditahan di Rutan Polda Bali, Rabu (12/8/2020). (Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara)

Alasan Polisi Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Jerinx: Dikhawatirkan akan Ulangi Perbuatannya

"Dan penyidik hanya melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diajukan pihak tersangka," kata Syamsi saat dihubungi, Selasa (18/8/2020).

Penyidik, kata Syamsi, masih melengkapi berkas perkara. Setelah berkas perkara lengkap, kasus itu akan dilimpahkan kejaksaan untuk menjalani sidang.

Kedua personel Superman Is Dead (SID) tersebut datang ke Polda Bali didampingi kuasa hukum Jerinx, Wayan Gendo Suardana.

Salah seorang personel SID, Bobby Kool mengatakan, mereka menjelaskan sosok Jerinx.

"Kedatangan kami untuk menjelaskan bagaimana Jerinx sebenarnya," kata Bobby di Mapolda Bali.

Sementara itu, Eka Rock mengaku, sangat mengenal Jerinx.

Ia menegaskan, Jerinx tak bermaksud merendahkan seseorang atau golongan.

Datangi Polda Bali untuk Jenguk Anaknya, Ayah Jerinx SID Pekikkan Merdeka, Sebut Anak-anak Pejuang

"Kami sangat mengenal dia, sudah 25 tahun kami bersama, bukan sahabat lagi, tapi kami itu saudara," kata Eka.

Sebelumnya diberitakan, Jerinx ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaaan pencemaran nama baik terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali.

IDI Bali melaporkan kasus itu karena sebuah unggahan di Instagram pribadi Jerinx.

Dalam unggahan itu, terdapat kalaimat yang tertulis, gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19.

Jerinx mengaku, unggahan itu sebagai kritik terhadap IDI.

Kini, Jerinx mendekam di Rumah Tahanan Polda Bali selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

(Kompas.com/Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus IDI "Kacung WHO", Polisi Periksa 2 Personel Superman Is Dead"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Jerinx SIDJerinxVirus CoronaWHO
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved