Breaking News:

Terkini Nasional

Nawawi Pamolango Sebut Urusan dengan Mumtaz Rais Belum Selesai: Yang Bersangkutan Buru-buru Turun

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Nawawi Pomolango angkat bicara terkait perselisihannya dengan Mumtaz Rais.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Instagram @mumtaz.rais
Ahmad Mumtaz Rais, diunggah 1 November 2019. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Nawawi Pomolango angkat bicara terkait perselisihannya dengan putra dari mantan Ketua MPR RI Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, di pesawat, Rabu (12/8/2020).

Diketahui, perselisihan itu berujung pada laporan yang dilayangkan Nawawi atas Mumtaz di kantor kepolisian Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Kalau ada yang saya merasa perlu sampaikan, mungkin lebih tertuju pada pernyataan 'beberapa pihak' bahwa seakan urusan 'telah selesai di atas pesawat'.

Anak dari Tokoh Politik Senior, Amien Rais yakni Mumtaz Rais terlibat keributan dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pamolango Nawawi pada Rabu (12/8/2020).
Anak dari Tokoh Politik Senior, Amien Rais yakni Mumtaz Rais terlibat keributan dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pamolango Nawawi pada Rabu (12/8/2020). (Instagram @mumtaz.rais)

Tetapi, saya kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian Bandara Soetta," kata Nawawi dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2020).

Nawawi mengatakan, beberapa saat setelah perselisihan terjadi, salah seorang rekan Mumtaz menyampaikan permohonan maaf kepada dirinya.

Kronologi Mumtaz Rais Cekcok dengan Pimpinan KPK Nawawi Pamolango di Pesawat Garuda Indonesia

Namun, Nawawi melihat permohonan maaf bukan murni bersumber dari Mumtaz sendiri.

Sebab, Mumtaz Raiz terlihat langsung terburu-buru meninggalkan pesawat tanpa tegur sapa sedikit pun.

"Ada pihak lain yang merupakan teman yang bersangkutan, yang saat hendak turun pesawat mengucapkan permohonan maaf. Tetapi, yang bersangkutan sendiri telah buru-buru turun tanpa tegur sapa apa pun," ujar Nawawi.

Ia pun telah menyampaikan kepada Mumtaz Rais serta rekannya bahwa perselisihan itu akan dilaporkan ke pihak kepolisian Bandara Soetta.

"Jadi yang bersangkutan itu sangat mengetahui kalau saya akan menyampaikan laporan tersebut," ujar Nawawi.

Kompas.com telah berupaya mengonfirmasi Mumtaz Rais terkait perselisihan ini.

Namun, yang bersangkutan belum menjawab.

Diberitakan, Ahmad Mumtaz Rais, putra dari Amien Rais, dilaporkan oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Tanggapan Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto terkait Cekcok Mumtaz Rais dengan Wakil Ketua KPK

Laporan itu dibenarkan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra.

Laporan tersebut berawal dari percekcokan di pesawat.

"Beliau (Nawawi Pomolango) singgah ke Polsubsektor Terminal 3, kemudian beliau ceritakan tentang kejadian yang beliau ketahui," kata Adi Ferdian saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Dia mengatakan, Nawawi masih melaporkan peristiwa itu secara lisan.

"Jadi pada malam hari itu beliau (Nawawi) hanya menyampaikan ada kejadian (percekcokan) tersebut," tutur dia.

Pihak maskapai penerbangan Garuda Indonesia sudah mengeluarkan pernyataan terkait percekcokan antara Ahmad Mumtaz Rais dan Nawawi Pomolango.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, kronologi kejadian percekcokan kedua penumpang itu terjadi di penerbangan rute Gorontalo-Makassar-Jakarta dengan nomor GA 643.

Saat itu, salah seorang penumpang kelas bisnis menggunakan ponsel ketika pesawat sedang boarding dari Gorontalo, tepatnya saat melakukan pengisian bahan bakar atau refueling.

Sebelum Ditegur Nawawi, Mumtaz Rais Sempat 3 Kali Ditegur Awak Kabin karena Pakai Ponsel di Pesawat

Kemudian, awak kabin menegur penumpang tersebut sebanyak tiga kali.

Namun, tidak dihiraukan hingga akhirnya penumpang lain menegur penumpang yang menggunakan ponsel tersebut.

"Hal tersebut mengakibatkan penumpang lain yang juga duduk di kelas bisnis turut menegur penumpang bersangkutan sehingga terjadi adu argumen antarpenumpang," kata Irfan tanpa menyebut nama.

Irfan mengatakan, Garuda Indonesia menghormati proses hukum antara kedua penumpang yang berseteru.

Pihaknya berjanji kooperatif memberikan keterangan kepada pihak kepolisian apabila dibutuhkan.

Dia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada pihak yang dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

"Kami meyakini komitmen penerapan safety pada operasional penerbangan dapat berjalan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang dalam mematuhi aturan keselamatan penerbangan yang berlaku," kata Irfan.

(Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebut Urusan dengan Mumtaz Rais Belum Selesai, Nawawi: Saya Laporkan..."

Sumber: Kompas.com
Tags:
Nawawi PomolangoAhmad Mumtaz RaisGaruda Indonesia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved