Breaking News:

Terkini Daerah

Polisi Pantau Tersangka Kasus Fetish Kain Jarik: Pelaku Merasa Tak Ada yang Salah dengan Aksinya

Polisi menangkap terduga pelaku fetish kain jarik berinisial G di Kapuas, Kalimantan Tengah.

Surya.co.id/Istimewa
Suasana penangkapan Gilang 'bungkus' di Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi menangkap terduga pelaku fetish kain jarik berinisial G di Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti mengatakan, penangkapan G dilakukan tim gabungan dari Polrestabes Surabaya yang dibantu aparat Polres Kapuas pada 6 Juli 2020.

"Setelah kasus ini viral di media sosial, sebenarnya kami dari Polres Kapuas telah mencari tahu keberadaan pelaku. Aparat kami mendapati ternyata pelaku sedang berada di rumah keluarganya, tepatnya di Kelurahan Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas," terang Manang kepada Kompas.com via telepon, Jumat (7/8/2020) sore.

Gilang pelaku fetish kain jarik ditangkap polisi
Gilang pelaku fetish kain jarik ditangkap polisi (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Manang menambahkan, berbekal informasi tersebut Polres Kapuas berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya sembari terus memantau pergerakan pelaku.

Baru pada 6 Agustus 2020, utusan Polrestabes Surabaya terbang ke Kapuas untuk menangkap G.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya melakukan gelar perkara dan sudah menetapkan G sebagai tersangka.

Pengakuan Tersangka Kasus Fetish Kain Jarik, Sebut Tertarik secara Seksual dengan Orang Berselimut

"Setelah ditersangkakan barulah dilakukan penangkapan," ujar Manang.

Manang menyebut tidak ada perlawanan berarti dari pelaku saat ditangkap di hadapan keluarganya.

"Pelaku tidak merasa ada yang salah dengan aksinya. Jadi, selama di Kapuas dia juga tidak ke mana-mana. Selama ini dia menumpang di rumah pamannya," sambung Manang.

G yang berdomisili di Kecamatan Bataguh, Kapuas, Jumat pagi telah diterbangkan ke Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved