Terkini Daerah
Masuki Masa Pensiun, PNS Ditemukan Tewas Terlilit Tali di Pohon Pinus oleh Petugas Tower
Sepeda motor dengan nomor polisi BB 6850 ED dicurigai oleh petugas tower Telkom bermarga Sianipar karena terparkir lama di kawasan puncak Dolok Tolong
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Sepeda motor dengan nomor polisi BB 6850 ED dicurigai oleh petugas tower Telkom bermarga Sianipar karena terparkir lama di kawasan puncak Dolok Tolong, Tampahan, Toba, Sabtu (1/8/2020).
Awalnya Sianipar tidak merasa curiga, namun satu jam kemudian dia hendak pulang dan heran melihat sepeda motor tersebut masih berada di lokasi.
Ternyata sepeda motor dengan nomor polisi BB 6850 ED itu milik seorang PNS berinisial JN yang sudah tewas terlilit tali di sebuah pohon.
• Sempat Sebut Obat Hadi Pranoto Manjur untuk Covid-19, Via Vallen Ralat di IG Anji: Saya Kira Suradi
Sianipar mulai curiga dan ingin tahu siapa di balik pemilik sepeda motor tersebut. Sambil berjalan, dia memanggil-manggil ke segala arah tempat motor terparkir.
Rasa penasaran Sinipar terjawab, tiba -tiba dia melihat sosok JN tersandar di pohon pinus dengan tali terlilit di leher kira-kira 10 meter dari posisi sepeda motornya.
Sianipar lalu berlari karena ketakutan menuju perkampungan dan melaporkan apa yang ia lihat di puncak Dolok Tolong kepada kepala desa setempat dan melapor ke Polsek Balige.
Seketika, warga pun berbondong menuju lokasi kejadian .
• Masyarakat Menengah Bawah Sulit Terapkan Protokol Kesehatan, Jokowi: Perlu Sosialisasi Satu per Satu
“Korban tergantung pada pohon pinus dengan tali nilon terlilit pada lehernya, saya curiga, saya tidak mengerti apakah itu bunuh diri atau tidak ."
"Tapi saya lihat kaki korban menyentuh tanah, dijari tangannya ada darah. Pohon itu sendiri berada pada kemiringan dan ranting tempat tali nilon yang diikatkan hanya dua meter dari tanah dan korban sendiri ditemukan dengan posisi tersandar pada batang pohon pinus ,” tutur seorang warga yang mengaku ikut menyaksikan saat polisi mengevakuasi korban sekira pukul 17.00 Wib.
Selanjutnya jasad JN dievakuasi oleh polisi ke RSUD Porsea. Korban diduga sudah lebih satu hari meninggal karena bau mayat sudah tercium di sekitar penemuan jasadnya.
Di sekitar rumah korban di Kelurahan Pasar Laguboti terlihat kerumunan warga menunggu kedatangan jasad korban dari rumah sakit. Banyak dari warga yang merasa heran dan tidak percaya meninggalnya korban dengan kondisi seperti itu.
Tersebar kabar, JN sudah tiga hari meninggalkan rumah dan tidak pulang hingga jasadnya ditemukan.
Diketahui JN masuk masa pensiun pada bulan Juni lalu dengan jabatan terakhir sebagai Kepala UPTD Diknas di Kecamatan Porsea.
Sampai saat ini polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Korban meninggalkan tiga orang anak dari seorsang istri, N br Hutapea.(jun/tri bun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Hilang Tiga Hari, PNS Diknas di Porsea Ditemukan Tewas Terlilit Tali di Pohon Pinus Dolok Tolong