Terkini Daerah

Janjikan Santriwati Jimat, Pimpinan Ponpes di Banten Tagih Pembayaran Lewat Cara Cabul

Seorang pimpinan ponpes di Banten diduga telah mencabuli 15 santriwatinya sendiri dengan modus menjanjikan jimat.

Tribun-Video.com
Ilustrasi pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pimpinan Ponpes di Banten. 

TRIBUNWOW.COM - JM (52), seorang pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Serang, Banten dilaporkan oleh keempat santriwatinya yang mengaku menjadi korban pencabulan.

Melalui cara menjanjikan sebuah jimat, JM diduga sudah mencabuli total 15 santriwati di pondok pesantren asuhannya tersebut.

JM sendiri telah berhasil diamankan di kediamannya pada Rabu (29/7/2020) sekria pukul 01.30 WIB.

Selama 4 Tahun Ayah di Bangka Terus Cabuli Anak Tiri meski Sempat Kepergok Istri

Pengakuan Ayah yang Cabuli Anak Kandung, Lakukan Aksi Bejat sejak 2018 hingga Janjikan Sepeda

Dikutip dari TribunBanten.com, Kamis (30/7/2020), Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan hingga saat ini baru ada empat santriwati yang melaporkan tindak asusila JM.

Pimpinan ponpes tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan penahanan.

Anton Daeng Harahap, yang merupakan perwakilan keluarga korban mengatakan pada awalnya tidak ada korban yang berani mengaku bahwa telah menjadi korban pencabulan.

Namun setelah seorang korban berinisial DA melapor, para korban lain mulai ikut membuat laporan kepada pihak berwajib.

"Pengakuan awalnya tidak mau mengaku dan cerita kepada keluarganya karena malu. Tapi, ada salah satu anak santriawati berinisial DA berani, akhirnya yang lain berani terbuka," kata Daeng kepada Kompas.com.

Total 11 santri lain yang belum melapor ke polisi telah mengaku pernah menjadi korban pencabulan JM.

Daeng mengatakan JM menjanjikan santriwatinya jimat agar mau diajak melakukan hal tidak senonoh.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved