Terkini Nasional

Indonesia Rentan Masuk Jurang Ekonomi Susul Korea Selatan dan Singapura, Pemerintah Siapkan Langkah

Indonesia disebut rentan memasuki jurang resesi ekonomi menyusul Singapura dan Korea Selatan.

Instagram @jokowi
Staf Khusus Andi Taufan dan Putri Tanjung saat dampingi Presiden Jokowi melihat stan UMKM di Subang 

"Kita melihat juga adanya kecenderungan konsumen untuk menahan belanja, lebih banyak melakukan saving. Kemudian dari sisi kinerja industry manufaktur itu juga melemah, ditunjukkan oleh PMI, atau Purchasing Managers' Index manufaktur itu berada di bawah angka 50, artinya industri cenderung tidak melakukan ekspansi, menahan diri," tutur Bhima via telepon, Minggu (26/7/2020).

Resesi ekonomi terjadi ketika pertumbuhan ekonomi minus, atau berada di bawah 0 persen, selama dua kuartal berturut-turut.

Kementerian Keuangan memperkirakan penurunan yang terjadi pada kuartal kedua, yaitu periode April hingga Juni, berada di minus 4,3 persen.

Bhima memprediksi kondisi yang serupa akan berlanjut pada kuartal berikutnya.

"Jadi resesi kemungkinan besar kita masuk pada kuartal ketiga 2020, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi minus 2-3%, secara year-on-year. Jadi itu nanti akan mengkonfirmasi kita akan masuk dalam resesi ekonomi," kata Bhima.

Saat Jokowi Senang Dapat Angka Positif soal Ekonomi: Setiap Pagi Sarapannya Angka

Bagaimana upaya pemerintah?

Pemerintah mengaku telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi resesi.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Nathan Kacaribu, menjelaskan bahwa pemerintah akan memfokuskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada kuartal ketiga dan keempat demi mengurangi dampak negatif terhadap masyarakat.

"Jadi memang kalau kita lihat tanda-tandanya di Q2 itu memang sangat dalam. Sejauh ini, Kementerian Keuangan memprediksi itu berada di minus 4,3%," kata Febrio melalui telepon, Minggu (26/07).

Namun, ia menyebutkan bahwa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak pertengahan Juni telah mulai mendorong aktivitas perekonomian, di antaranya melalui peningkatan mobilitas dan permintaan kredit modal kerja di perbankan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: BBC Indonesia
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved