Breaking News:

Terkini Daerah

Takut Dimarahi Orang Tuanya, Mahasiswi Ini Pilih Bohongi Polisi sebagai Korban Begal

LFL (24), mahasiswa memberikan pengakuan palsu pada kepolisian. Diketahui, LFL sempat mabuk hingga lupa motornya tertinggal di sebuah pantai.

Kompas.com
Iluistrasi Begal - LFL (24), mahasiswa memberikan pengakuan palsu pada kepolisian. Diketahui, LFL sempat mabuk hingga lupa motornya tertinggal di sebuah pantai dan mengaku jadi korban begal. 

TRIBUNWOW.COM - LFL (24), mahasiswa memberikan pengakuan palsu pada kepolisian.

Diketahui, LFL sempat mabuk hingga lupa motornya tertinggal di sebuah pantai.

LFL adalah warga Desa Kaliakah, Jembrana yang mampir ke Pantai Kedonganan, Badung, tempat ia meninggalkan motornya.

Hasil Visum Luar Bocah 5 Tahun yang Tewas di Tandon Air Disebut Punya Kejanggalan Bagian Tangan

Akibat khawatir dimarahi orangtuanya, LFL malah membohongi polisi dengan pengakuan menjadi korban begal.

Kepada polisi, ia mengaku dicegat tiga orang tak dikenal dan ditodong dengan pisau lalu sepeda motornya dibawa kabur pelaku.

Laporan pembegalan tersebut sempat viral dan meresahkan masyarakat.

Namun, setelah polisi melakukan penyelidikan, ternyata laporan tersebut palsu, LFL pun diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kita periksa mendalam dan akhirnya mengakui bahwa seluruh rangkaian peristiwa (yang dilaporkan) adalah rekayasa," kata Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa di Mapolres Buleleng, Sabtu (18/7/2020).

Dijelaskan Subawa, peristiwa itu bermula saat LFL pergi menuju Denpasar, Bali dengan menggunakan sepeda motor, ia kemudian berjalan-jalan ke Pantai Kedonganan, Badung, Bali.

Polisi Lakukan Pemeriksaan pada Keluarga Bocah yang Ditemukan Tewas di Dalam Tandon Air

Sambung Subawa, di pantai tersebut LFL mabuk setelah minum beberapa botol minuman keras, bahkan ia sempat tertidur.

Setelah terbangun, ia kemudian memesan aplikasi ojek online untuk kembali ke Singaraja. 
Namun, lanjut Subawa, saat tiba di Gitfit, Buleleng, LFL baru sadar jika ia lupa membawa sepeda motor miliknya yang tertinggal di Kedonganan.

LFL kemudian tak langsung pulang ke rumah karena takut dimarahi orangtuanya.

Ia lantas memutuskan membuat laporan pembegalan fiktif ke kantor polisi.

Dalam laporannya, sambung Subawa, LFL menyebut dibegal di Jalan raya jurusan Singaraja-Denpasar KM 13, Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Ia mengaku dicegat tiga orang tak dikenal dan ditodong dengan pisau lalu sepeda motornya dibawa kabur kawanan pelaku.

"Kemudian kasus ini viral sehingga menjadi fokus kami dari Polres Buleleng untuk mengungkap," katanya.

Mendapat laporan itu, lanjut Subawa, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan motor milik LFL di Pantai Kedonganan, lengkap dengan kunci motor, dompet, dan jaket.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
BadungBegalPolisi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved