Terkini Daerah
Video Detik-detik Lurah di Tangsel Ngamuk karena Siswa Titipannya Ditolak, Kepsek: Kita Udah Maafkan
Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Saidun mengamuk dalam ruang kepala sekolah karena calon siswa titipannya tidak diterima pihak sekolah.
Penulis: Vintoko
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Saidun mengamuk dalam ruang kepala sekolah SMA Negeri 3 Pamulang II karena calon siswa titipannya tidak diterima pihak sekolah.
Dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube KompasTV, Sabtu (18/7/2020), peristiwa itu sempat terekam kamera CCTV sekolah.
Dalam video itu, tampak seorang pria mengamuk dengan menendang toples makanan yang berada di meja hingga hancur berantakan.

• Nasib Lurah di Tangsel yang Ngamuk karena Calon Siswa Titipannya Tak Diloloskan, Terancam Dicopot
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (17/7/2020) itu bermula saat Lurah Benda Baru mendatangi sekolah untuk menanyakan nasib siswa yang dibawanya.
Setelah ditemui oleh kepala sekolah, Saidun mendapatkan penjelasan jika sekolah tidak bisa menerima siswa yang dibawanya dan harus menggunakan jalur resmi melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Tidak terima dengan penjelasan yang diberikan oleh kepala sekolah, Saidun langsung emosi dengan menendang toples makanan hingga hancur.
Setelah kejadian itu, Saidun diketahui mendatangi kepala sekolah dan meminta maaf atas perbuatannya.
Namun pihak sekolah sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian setempat.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tangsel Aan Sri Analiah.
Aan Sri Analiah mengungkapkan Saidun telah meminta maaf berkali-kali pada pihak sekolah.
Pihak sekolah, kata Aan, mengaku sudah memaafkan tindakan Saidun.
"Kejadian kemarin dengan Pak Lurah melakukan tindakan menendang makanan yang ada di meja. Dan kita menunggu beliau untuk datang ke sekolah untuk minta maaf secara pribadi, secara gentlemen," beber Aan.
"Alhamdulilah, dengan dimediasi oleh aparat dari pihak pemerintah, beliau sudah meminta maaf sampai berkali-kali."
"Kita udah memaafkan," imbuh Aan.
• Kronologi Lurah di Tangerang Selatan Ngamuk di Ruang Kepsek, 6 Calon Siswa Titipannya Tak Diloloskan
Menurutnya, pihak sekolah sudah menyampaikan dengan baik-baik bahwa siswa titipan Saidun tidak dapat diterima.
Aan mengungkapkan Saidun juga mendapat tekanan dari berbagai pihak, terutama dari masyarakat yang meminta siswanya bisa diloloskan masuk SMA 3 Tangsel.
"Biasa kan masa PPDB, masalahnya PPDB. Pak Lurah juga mendapatkan tekanan dari mana-mana agar bisa mengusahakan masyarakatnya atau siapa untuk bisa masuk ke SMA 3. Kan PPDB sudah berakhir, kemudian sudah daftar ulang, kemudian kita sampaikan baik-baik," urai Aan.
"Mungkin karena merasa beliau juga ingin membela rakyatnya, kemudian ingin titipannya diakomodir," lanjut dia.
Aan mengatakan alasan pihak sekolah tidak bisa mengakomodir permintaan Saidun karena berbagai faktor.
Satu di antaranya adalah sulitnya menambah kuota siswa.
"Kemudian kita tidak mungkin menambah kelas, yang bisa menambah kuota, menambah kuota juga harus mengajukan dulu ke pemerintah. Tambahannya juga kita enggak bisa melebihi kuota yang sudah ditentukan, harus ada izin dahulu, kita harus menunggu untuk itu," terang Aan.
Simak videonya:
Lurah Benda Baru Terancam Dicopot
Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Saidun kini terancam dicopot dari jabatannya.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Sabtu (18/7/2020).
"Hari Senin saya akan minta kepala BKPP dan inspektorat dari sisi administrasi pemerintahan (mintai keterangan). Kalau umpumanya sudah bisa kita lakukan pencopotan pasti kita akan lakukan," ujar dia.
• Modus Sultan Jember Tipu PMI, Ngaku Pengusaha Tambang di Papua dan Janji Beri Sumbangan Rp 16 M
Hingga kini, Pemkot Tangsel juga masih menunggu hasil penyelidikan Polsek Pamulang yang mengusut kasus itu.
Benyamin berharap polisi dapat menindak tegas terhadap perilaku lurah yang melanggar kode etik ASN.
"Kemudian yang bersangkutan itu bisa mengikuti proses dengan baik. Sekarang proses hukum dulu kita serahkan kepada penegak hukum," ucap Benyamin. (TribunWow.com/Kompas.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Marah Siswa Titipannya Ditolak SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Terancam Dicopot"