Virus Corona
Kondisi 25 Mahasiswa Kedokteran UNS Solo yang Positif Covid-19, Beraktivitas di RSUD Moewardi
25 mahasiswa Program Pendidikan Dokter di UNS Solo dinyatakan positif Covid-19.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 25 mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19.
Seluruhnya merupakan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan dokter spesialis paru di RSUD Moewardi, Solo.
Kini mereka menjalani isolasi di Rumah Sakit UNS.
• Soal Virus Corona yang Dapat Menyebar Lewat Udara, Kepala LBM Eijkman: Mesti Berhati-hati
Ada satu yang positif, 80 orang di-tracing
Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UNS Solo Revianto mengemukakan, penemuan puluhan mahasiswa itu bermula dari satu mahasiswa yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Mahasiswa itu sedang menempuh pendidikan spesialis paru di RSUD Dr Moewardi.
Berdasarkan temuan tersebut, pihak universitas melakukan tracing terhadap mahasiswa PPDS yang juga menempuh pendidikan di rumah sakit itu.
"Ada 80 mahasiswa yang kita tracing. Mereka kita lakukan pemeriksaan swab. Hasilnya ada 25 mahasiswa yang dinyatakan positif," tutur Revianto.
• UPDATE Virus Corona di Indonesia Minggu 12 Juli 2020: Tambah 1.681, Jumlah Kasus Positif 75.699
Kategori OTG, diisolasi di RS UNS
Dari 25 orang mahasiswa tersebut, sebagian besar dikategorikan sebagai orang tanpa gejala (OTG).
"Kondisi mahasiswa semuanya baik. Hampir semua tanpa gejala. Hanya ada satu dua yang gejala ringan," tutur Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 UNS Solo Tonang Dwi Ardyanto.
Adapun tracing difokuskan di RSUD Moewardi tempat para mahasiswa tersebut menempuh pendidikan spesialis.
"Teman-teman (mahasiswa) yang dinyatakan positif Covid-19 sehari-hari aktivitasnya terutama di RSUD Dr Moewardi. Tracing yang berjalan dilakukan di RSUD Dr Moewardi," kata Tonang.
Tidak menutup kemungkinan, jumlah tersebut dapat bertambah. (Kompas.com/Labib Zamani)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta 25 Mahasiswa Kedokteran UNS Positif Covid-19, Pendidikan Spesialis Paru, Beraktivitas di RSUD Moewardi"