Breaking News:

Terkini Nasional

Sri Mulyani Sebut Defisit Anggaran Capai Rp 257,8 Triliun Sepanjang Semester I 2020

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa defisit anggaran sepanjang semester I 2020 meningkat.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews/Dea Duta Aulia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di Grab for Good, Jakarta, Selasa (24/9/2019) lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa defisit anggaran sepanjang semester I 2020 meningkat.

Tercatat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai minus Rp 257,8 triliun.

Angka tersebut setara dengan 1,57% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sri Mulyani Sebut Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp 360,7 Triliun dari Januari-Mei 2020

Sri Mulyani menyebutkan, defisit ini terkontraksi lebih dalam apabila dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang minus Rp 135,1 triliun, atau setara dengan 0,85% dari PDB.

"Sampai dengan semester I, defisit anggaran kita telah terealisasi Rp 257,8 triliun atau negatif."

"Ini lebih dalam dibandingkan tahun lalu yang sebesar 0,85% dari PDB," ujar Sri Mulyani di dalam agenda rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Kamis (9/7/2020).

Dari sisi pendapatan negara, realisasi sampai dengan semester I adalah sebesar Rp 811,2 triliun atau setara dengan 47,7% dari target APBN-Perpres 72/2020 senilai Rp 1.699,9 triliun.

Realisasi ini mencatatkan pertumbuhan negatif 9,8% apabila dibandingkan dengan realisasi di tahun lalu yang sebesar Rp 899,6 triliun.

Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan realisasi ini masih sesuai dengan estimasi yang dibuat oleh Kemenkeu, yang mana memproyeksikan pendapatan negara akan mencatatkan pertumbuhan negatif sekitar 10%.

Kemudian, dari sisi penerimaan perpajakan sepanjang semester I realisasinya mencapai Rp 624,9 triliun, atau setara dengan 44,5% dari target APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.404,5 triliun.

Banyak Tenaga Medis Belum Dapat Insentif dan THR, Sri Mulyani: Kami Masih Menunggu

Untuk belanja negara, Kemenkeu mencatat realisasinya mencapai Rp 1.068,9 triliun, atau setara dengan 39% dari target APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 2.739,2 triliun.

Belanja negara mencatatkan pertumbuhan 3,3% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 1.034,7 triliun.

Adapun dari sisi pembiayaan, sampai dengan semester I pemerintah telah merealisasi pembiayaan sebesar Rp 416,2 triliun atau 40% dari APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.039,2 triliun.

"Ini mengakibatkan adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 158,4 triliun dan masih masuk di dalam kas yang ada di dalam Bank Indonesia (BI)," kata Menkeu yang dipanggil akrab dipanggi Ani ini.

(Kontan.co.id/Rahma Anjaeni)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul "Sepanjang semester I, defisit APBN 2020 capai Rp 257,8 triliun"

Tags:
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)Sri MulyaniKemenkeu
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved