Breaking News:

Terkini Daerah

Hiu Tutul Terdampar karena Tersangkut Jaring Nelayan, Warga Justru Potong Dagingnya untuk Konsumsi

Warga sekitaran Perairan Gumuk Mas Jember memakan hiu tutul yang terdampar di sekitaran daerahnya.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
YouTube KOMPASTV
Daging hiu tutul yang dipotong warga untuk konsumsi, Minggu (5/7/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Warga sekitaran Perairan Gumuk Mas Jember, Jawa Timur, memakan hiu tutul yang terdampar di sekitaran daerahnya.

Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (7/7/2020), warga memotong hiu tutul yang berada di pinggiran pantai.

Padahal hiu tutul merupakan hewan yang dilindungi dan masuk daftar konservasi alam.

Warga Perairan Gumuk Mas Jember potong hiu tutul yang terdampar pada Minggu (5/7/2020)
Warga Perairan Gumuk Mas Jember potong hiu tutul yang terdampar pada Minggu (5/7/2020) (YouTube KOMPASTV)

Dalam video terlihat warga yang berbondong-bondong dengan peralatan masing-masing memotong hewan bersirip tersebut.

Diduga hiu tersebut bisa sampai ke daratan karena tersangkut jaring nelayan.

Jelang Idul Adha, Pihak Masjid Istiqlal Sebut Ada Kurban, Bagaimana dengan Pelaksanaan Salat Id?

Saat dikonfirmasi, Ramhatullah Hadi selaku Kabid Sumber Daya Dinas Perikanan Jember membenarkan hal tersebut.

Hiu tutul yang dimangsa oleh warga tersebut merupakan kejadian ketiga hiu terdampar.

Namun, dua hiu tutul sebelumnya berhasil diselamatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jember.

"Kejadian ada hiu tutul yang terdampar yaitu pada tanggal 3 dan 4 (Juli)," ujar Ramhatullah.

"Berdasarkan laporan hiu tutul yang terdampar bisa dievakuasi dan kembali ke tengah laut."

"Kemudian yang kejadian ketiga tanggal 5, masyarakat di sekitar perairan Gumuk Mas memutilasi untuk dikonsumsi," ujarnya.

Detik-detik Petir Menyambar Pemain Bola di Siang Bolong, Terjadi saat Cuaca Cerah Tak Berawan

Untuk selanjutnya, tim dari BKSDA akan meninjau kejadian itu agar tak terulangi.

Warga sekitaran pantai akan diberikan edukasi agar tak melakukan hal yang sama.

Sementara itu, banyaknya hiu yang terdampar dikarenakann adanya perubahan suhu air laut.

Para hiu melakukan migrasi ke tempat lebih hangat untuk cari makan. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
HiuWHONelayanJemberJawa TimurBalai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved