Virus Corona

Pentingnya Hasil Rapid Test dan Face Shield untuk Penumpang Kereta Api, Wajib Dibawa saat Naik

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dan reguler kembali beroperasi secara bertahap.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
ILUSTRASI - Suasana masa pembatasan sosial berksala besar (PSBB) memasuki hari keempat, di stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dan reguler kembali beroperasi secara bertahap.

"Terdapat 10 dari total 66 perjalanan kereta api mulai 12 Juni 2020," ujar Kris kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Kereta api lokal yang mulai beroperasi di stasiun wilayah Daop 4 Semarang meliputi KA Kaligung untuk relasi Stasiun Semarang Poncol-Tegal PP sebanyak empat perjalanan.

Penerbangan Kembali Dibuka saat New Normal, Ini Syarat Penumpang Pesawat Garuda, Citilink, Lion Air

Tips Aman Naik Transportasi Umum dan Ojek Online saat PSBB Transisi di DKI Jakarta

KA Maharani jurusan Stasiun Semarang Poncol-Surabaya Pasarturi PP sebanyak dua perjalanan.

"Calon penumpang wajib membawa hasil tes PCR yang berlaku tujuh hari atau bisa juga melampirkan hasil rapid test yang menunjukan non-reaktif selama tiga hari," ujarnya.

Anies Baswedan: Jangan ke Rumah Ibadah bila sedang Tidak Sehat

Kris menambahkan, calon penumpang bisa melampirkan surat keterangan bebas gejala influenza yang dikeluarkan dokter rumah sakit maupun puskesmas.

"Khusus untuk perjalanan KA jarak jauh penumpang diharuskan mengenakan Face Shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Calon Penumpang KA Reguler Wajib Bawa Hasil Rapid Test

Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved