Breaking News:

Virus Corona

Sembuh dari Covid-19, Pegawai Pemkab Probolinggo: Saya Enggak ke Mana-mana, tapi Tertular

Seorang ASN dan satu pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dinyatakan sembuh dari Covid-19.

TribunVideo/Radifan Setiawan
ILUSTRASI Virus Corona/Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dinyatakan sembuh dari Covid-19.

ASN berinisial A dan pegawai kontrak berinisial U itu telah bekerja seperti biasa di Kantor Bupati Probolinggo.

Mereka terlihat berinteraksi dengan pegawai lainnya.

Pihak Luhut Minta Hal Setimpal terkait Debat dengan Rizal Ramli: Harus yang Bombastis Juga Dong

Mereka mengenakan masker dan menjaga jarak saat bercengkerama dengan rekannya.

Sembari mengetik di laptop, dua pegawai yang mengenakan seragam hitam putih itu berbincang dengan rekan kerja lain.

Seolah tak terjadi apa-apa.

A telah bekerja sejak Senin (8/6/2020).

Sebelumnya, ASN tersebut dikarantina di rumah pengawasan dan kediaman pribadinya sekitar satu bulan.

Sehari Ada 31 Kasus Baru, Transmisi Lokal Virus Corona di Bali Meningkat Tajam

A tak tahu dari mana tertular Covid-19.

Sebab, ia mengaku tak pernah keluar rumah.

"Saya termasuk tim yang mengolah dan membuat data informasi sebaran Covid-19. Saya enggak ke mana-mana, tapi tertular Covid-19, mungkin tertular data Covid-19 yang saya ketik tiap hari," kata A sambil tertawa saat ditemui di Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (10/6/2020).

A tak memiliki pengalaman buruk selama menjalani karantina.

Tetangga dan koleganya memberikan dukungan agar bisa melawan penyakit tersebut.

Ia pun sering mendapatkan kiriman makanan dari para kolega dan tetangganya.

"Alhamdulillah enggak ada tuh berita yang sampai ke kuping saya yang negatif. Mereka benar-benar support lahir batin selama saya dinyatakan positif swab lewat WhatsApp atau telepon," jelasnya.

Rekan kantor pun serupa.

Mereka terlihat biasa. A pun masih bekerja mengolah data sebaran Covid-19 setiap hari.

"Kuncinya jaga imunitas. Saya OTG (orang tanpa gejala). Dikarantina di rumah pengawasan hanya tiga hari. Ikuti protokol kesehatan saja," kata A.

Hal serupa juga dialami U, pegawai kontrak di Kantor Bupati Probolinggo.

Setelah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang dari lokasi karantina, U kembali masuk kantor pada Senin (8/6/2020).

Pria berusia 29 tahun itu berharap masyarakat memberikan dukungan penuh kepada pasien positif Covid-19.

Terutama keluarga dan tetangga.

Mereka memiliki peran penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien positif Covid-19.

"Keluarga, tetangga dan teman kerja memberikan dukungan moral. Sebab dukungan moral meningkatkan imun kita, kesehatan kita dan kepribadian kita, terutama di rumah," kata U saat berbincang dengan Kompas.com.

Surabaya Tak Lagi PSBB, Risma Beberkan Cara Tangani Kasus Corona: Saya Tak Perhatikan Zona

Sementara itu, Kepala Diskominfo, Statistik, dan Persandian Probolinggo Yulius Christian meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada pasien Covid-19.

Pasien Covid-19, kata dia, bisa disembuhkan.

"Jangan sampai ada stigma negatif terhadap pengidap. Jauhi penyakitnya tapi jangan jauhi orangnya," tukas Yulius.

Yulius menceritakan, A dan U sebelumnya mengikuti rapid test virus corona baru atau Covid-19. Mereka dinyatakan reaktif.

Setelah itu, ASN dan pegawai kontrak di Kantor Bupati Probolinggo itu menjalani tes swab dan dinyatakan positif Covid-19.

Mereka pun menjalani karantina dan perawatan hingga dinyatakan sembuh. (Kompas.com/Ahmad Faisol)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Saya Tidak ke Mana-mana, Mungkin Tertular dari Data Covid-19 yang Diketik Setiap Hari""

Sumber: Kompas.com
Tags:
ProbolinggoVirus CoronaCovid-19Aparatur Sipil Negara (ASN)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved