Breaking News:

Terkini Daerah

Puluhan Tahun Menabung demi Tunaikan Ibadah Haji, Pasangan Guru Ngaji Ikhlas Batal Berangkat

Abdullah Sani dan Warsini Widiastuti, pasangan suami istri di kota Pangkal Pinang batal berangkat menunaikan ibadah haji di tahun 2020.

YouTube KompasTV
Abdullah Sani dan Warsini Widiastuti, pasangan suami istri di kota Pangkal Pinang batal berangkat menunaikan ibadah haji di tahun 2020. 

TRIBUNWOW.COM - Abdullah Sani dan Warsini Widiastuti, pasangan suami istri di kota Pangkal Pinang batal berangkat menunaikan ibadah haji di tahun 2020.

Hal ini menyusul adanya keputusan pemerintah terkait pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun 2020, sebagai dampak dari pandemi Virus Corona yang melanda dunia.

Padahal, pasangan suami-istri yang berprofesi sebagai guru ngaji panggilan ini sudah menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk keperluan keberangkatan haji mereka.

Seandainya Arab Saudi Ubah Kebijakan, Menag Fachrul Razi Pastikan Ibadah Haji 2020 Tetap Dibatalkan

Terlebih, untuk dapat menjalani rukun islam kelima itu, keduanya telah mengumpulkan uang selama puluhan tahun, dari hasil mengajar mengaji ke rumah-rumah warga sesuai panggilan.

Menjadi guru mengaji privat dan dibayar se-ikhlasnya, telah dijalani Abdullah sejak tahun 1995 silam.

Sayangnya, rasa bahagia bakal menjadi tamu Allah di tanah suci, setelah mendaftar 2011 lalu, harus tertunda.

"Kalau haji kita daftar 2011 bulan 10 sampai sekarang, alhamdulillah beberapa bulan lalu ada berita kita berangkat tahun ini. Tapi ternyata batal karena Covid ini," ungkap Abdullah Sani seperti dilansir dari video YouTube KompasTV, Selasa (9/6/2020).

Soal Pembatalan Ibadah Haji 2020, Menag Fachrul Razi: Itu Bukan Perintah Presiden

Meski batal berangkat, Abdullah Sani mengaku ikhlas.

Hal ini dikarenakan, gagalnya ia dan istri berangkat ke tanah suci memang di luar kuasa manusia.

"Ya kita terima saja, bukannya sendiri kita masalahnya (yang batal). Seluruh (jamaah). Kalau misalnya kita saja yang dibatalkan, sudah jelas kita ada protesnya," ujar Abdullah Sani.

Meski demikian, Abdullah Sani tah menampik dirinya berharap ibadah haji masih bisa dilakukan di tahun 2020 ini.

"Harapan saya, walaupun keputusan pemerintah mengatakan batal, misalkan dari Raja Saudi mengatakan sudah dibuka, misalkan sudah dipersilakan untuk kembali berhaji, mudah-mudahan ini batal ini bisa dicabut," akunya.

Simak video selengkapnya:

(TribunWow.cm/Ananda Putri Octaviani)

Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved