Viral Medsos

Menyamar Jadi Pedagang Pasar, Bupati Ini Malah Dilabrak oleh Penjual Lain Gara-gara Lebih Laris

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi melakukan penyamaran di Pasar Ampera untuk mengkampanyekan protokol kesehatan kepada para pedagang.

Kompas.com/Firmansyah
Gusnan Mulyadi, Bupati Bengkulu Selatan saat nyamar jadi penjual sayur. 

TRIBUNWOW.COM - Beredar video di media sosial yang menampilkan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi melakukan penyamaran di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan.

Gusnan menyamar sebagai seorang pedagang yang memakai face shield dan juga masker.

Sejumlah pembeli nampak lebih mendatangi lapaknya untuk membeli dagangannya.

Menyamar Jadi Pedagang Pasar, Dagangan Bupati Bengkulu Selatan Laris Manis, Pedagang Lain Protes

FAKTA Bupati Bengkulu Selatan Nyamar Jadi Tukang Sayur, Sempat Diprotes dan Dilabrak Pedagang Lain

Melihat hal tersebut, pedagang yang berada di sebelahnya tidak terima.

Pedagang yang tak memakai masker tersebut kemudian memarahi Gusnan yang sedang melakukan penyamaran tersbeut.

Pembeli justru mengingatkan pedagang itu agar mengenakan masker saat berdagang selama pandemi Virus Corona baru atau Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, rupanya aksi tersebut adalah kampanye protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Gusnan saat dikonfirmasi pada Minggu (7/6/2020) mengatakan, upaya itu dilakukan agar pedagang mau mematuhi protokol kesehatan.

Ia juga meminta pada warga agar tak membeli dagangan yang penjualnya tak memakai alat pelindung diri seperti masker.

"Ini sebenarnya salah satu kampanye kita kepada pedagang dan pembeli untuk mematuhi protokol Covid-19. Pedagang yang tidak pakai masker atau face shield kita minta pada pembeli jangan dibeli dagangannya," kata Gusnan saat dihubungi.

Anggota DPRD Ngamuk Banting Botol Bir dan Tantang Duel Satpol PP, Kesal Tak Bisa Temui Bupati

Bupati di Aceh Umumkan Mengundurkan Diri saat Salat Id, Menangis dan Terbata Ungkap Kondisi Sakit

Saat ini, Pemkab Bengkulu Selatan telah mengatur jarak antarpedagang di pasar tradisional.

Setiap lapak memiliki jarak sekitar 1,5 meter.

Selain itu, pedagang diwajibkan menggunakan face shield atau pelindung wajah. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menyamar Jualan Sayur di Pasar, Bupati: Jangan Beli Dagangan Pedagang yang Tak Pakai Masker

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved