Virus Corona
Kasus Positif Capai 2.803 di Surabaya, Khofifah Minta Syukuri 292 Pasien Sembuh: Siap-siap Peta Baru
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan jumlah pasien terinfeksi Virus Corona (Covid-19) yang sembuh di wilayahnya.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Artinya bahwa mudah-mudahan dari seluruh kapasitas bed yang ada, tenaga medis yang semangatnya luar biasa, ini sudah memberikan hasil yang patut kita syukuri bersama," jelasnya.
"Artinya sudah dua kali PCR tes, dinyatakan negatif," tambah Khofifah.
Khofifah menyebutkan langkah berikutnya yang akan dilakukan Pemprov Jatim adalah mengawasi operasional rumah sakit.
"Berikutnya kami ingin memaksimalkan layanan rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan," ungkapnya.
Menurut Khofifah, banyaknya tes yang dilakukan pemerintah setempat membuat kasus baru dapat cepat terlacak.
Maka dari itu, angka kasus di Jawa Timur tampak seperti melonjak tinggi.
Seiring dengan banyaknya pasien sembuh, Khofifah memprediksi akan ada pasien baru pula.
"Dari masifnya rapid test dan PCR tes yang dilakukan berbagai daerah, terutama dari Pemkot Surabaya, dari awal memang sudah harus siap-siap menerima peta baru," ungkap Khofifah.
"Kemungkinan akan ada penambahan peta secara signifikan karena masifnya tes yang dilakukan," tambahnya.
• Kasus Corona Jatim Capai 4.922, Pakar Epidemiologi Sebut Bukan Kondisi Nyata: Jauh Lebih Banyak
LIhat videonya mulai dari awal:
Pakar Epidemiologi Ungkap Alasan Banyak Orang Enggan Tes di Jatim
Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) Atik Choirul Hidayah menjelaskan alasan banyaknya orang yang enggan mengikuti tes Covid-19.
Hal itu ia sampaikan menanggapi masih tingginya kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur.
Atik menilai banyak orang yang belum paham seluk-beluk Virus Corona dan bagaimana penyebarannya.