Breaking News:

Terkini Daerah

Adaptasi New Normal, Sekolah di Kediri akan Masuk Seminggu Sekali, Kadin Pendidikan: 10-15 Anak

Dinas pendidikan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berencana mengatur agar siswa masuk sekolah selama seminggu sekali.

YouTube KompasTV
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko dalam tayangan KompasTV, Jumat (29/5/2020). Sujud mengatakan pihaknya telah bersiap mengadaptasi new normal dengan membuat skenario sekolah seminggu sekali bagi siswa SMPN di Kabupaten Kediri. 

TRIBUNWOW.COM - Dinas pendidikan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berencana mengatur agar siswa masuk sekolah selama seminggu sekali.

Peraturan ini akan dilaksanakan bila nantinya pemerintah telah mencanangkan aturan tatanan baru atau new normal.

Tingkat pendidikan yang direncanakan akan melaksanakan aturan ini nantinya adalah sekolah negeri setingkat SMP yang ada di Kabupaten Kediri.

Ilustrasi new normal di sekolah. Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi new normal di sekolah. Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Tahun Ajaran Baru Dipastikan Mulai Bulan Juli, Plt Dirjen Kemendikbud: Bedakan dengan KBM Tatap Muka

Oleh karenanya, dinas pendidikan telah mempersiapkan sejumlah panduan pelaksanaan untuk guru, siswa, dan wali murid.

Panduan tersebut nantinya akan mengatur terkait penerapan protokol kesehatan di sekolah agar siswa bisa belajar dengan aman dan produktif.

Dengan adanya panduan tersebut, diharapkan tidak ada lagi kebingungan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar selanjutnya.

Dilansir KompasTV, Jumat (29/5/2020), dinas pendidikan akan melaksanakan skenario pembatasan waktu sekolah dan jumlah siswa yang datang.

Menurut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko, nantinya para siswa hanya akan diminta untuk ke sekolah seminggu sekali.

Jumlah siswa di dalam kelas juga akan dibatasi sebanyak 10 orang per kelas selama satu hari, sehingga jarak aman tetap dapat terjaga.

Meski Dukung New Normal, M Qodari Kritik Cara Komunikasi: Kalau Saya, Tak akan Libatkan Pak Jokowi

Namun, Sujud menerangkan bahwa skenario tersebut akan dilakukan bila nantinya sudah ada instruksi dari pemerintah terkait pelaksanaan new normal.

"Kalau nanti memang diterapkan new normal, sehingga tidak muncul paparan Covid gelombang kedua mungkin yang nanti lebih besar, kami rencanakan untuk masuk itu satu minggu atau satu bulan sekali per tingkat, " tutur Sujud.

Menurut Sujud, rencana kegiatan belajar mengajar tiap harinya akan dibatasi hanya untuk satu kelas.

"Sehari itu satu kelas, satu itu kan misalnya kelas satu saja, dengan tempat duduk diatur protokoler Covid," lanjutnya.

"Sehingga mungkin satu kelas itu hanya diisi oleh 10 sampai 15 anak, sehingga semua ruangan itu digunakan dan diajar oleh semua guru," tandasnya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved