Virus Corona
Cegah Kerumunan Warga di Pusat Perbelanjaan, Gugus Covid-19 Mengarak 5 Peti Jenazah Keliling Kota
Cegah warga berkerumun agar tak ada penyebaran Covid-19, pihak Pemkab Banjarnegara arak peti jenazah.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Banjarnegara, Jawa Tengah, punya cara unik untuk menggugah kesadaran masyarakat akan bahaya Virus Corona.
Cara tersebut adalah dengan mengarak lima peti mati yang bertuliskan 'Peti Jenazah Corona' keliling kota selama tiga hari yakni dimulai dari tanggal 21 hingga 23 Mei 2020.
Bukan hanya itu, para petugas yang membawa peti-peti tersebut menggunakan mobil bak terbuka juga memberikan imbauan pada warga dengan pengeras suara.
"Kami minta masyarakat untuk menahan diri, jangan berkerumun, segeralah pulang, karena Virus Corona masih ada di mana-mana. Sayangilah diri dan keluarga Anda," kata salah satu relawan di mobil tersebut.
• Puluhan Anak di NTT Positif Corona, Berasal dari Klaster Magetan dan Sangkakala Jakarta
• Viral Warga Serbu Mal untuk Belanja Lebaran saat Corona, Pengunjung: Takut Cuma Mau Gimana Lagi
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan warga di pusat perbelanjaan terutama saat menjelang lebaran.
Dikutip dari Kompas.com, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, mengatakan maksud dan tujuannya memilih peti mati sebagai media untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap Covid-19.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (23/5/2020), Budhi mengatakan peti jenazah merupakan simbol bahaya penyebaran Covid-19.
Ia pun mengimbau masyarakat Banjarnegara untuk mematuhi protokol kesehatan agar tak terinfeksi Covid-19.
Terlebih jumlah kasus Covid-19 di Banjarnegara sudah terkendali.
"Saya mohon masyarakat menjaga diri. Kita sudah dinilai baik dalam penanganan wabah corona. Pasien banyak yang sembuh, jumlah pasien juga terkendali."
"Jadi jangan rusak kondisi yang sudah bersama-sama kita bangun dengan baik sebelumnya," kata Budhi.
• Warga Rayakan Lebaran saat Corona, Jokowi: Lebaran Kali Ini Menuntut Pengorbanan Kita Semua
• Geram, Kapolda Jatim Usir Kapolsek yang Tidur saat Rapat Corona: Kamu Keluar Saja, Jangan Main-main!
Bukan cuma itu, pria yang akrab disapa Wing Chin ini meminta masyarakat agar menghargai para tenaga medis yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan keahliannya dalam menangani pasien Covid-19.
"Tolong, hargai dokter, perawat dan petugas medis lain yang ada di garda depan melawan Corona."
"Ayo kita pertahankan Banjarnegara tetap sehat dan kondusif, sayangi diri dan keluarga Anda dengan tetap di rumah, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang benar-benar penting," kata Budhi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Peringatkan Warga yang Padati Pusat Perbelanjaan, 5 Peti Jenazah Corona Diarak Keliling Kota