Indonesia Terserah

Tagar 'Indonesia Terserah' Ramaikan Jagat Medsos, Dokter Relawan Ini Sebut sebagai Bentuk Kekecewaan

Para tenaga medis disebut sudah lelah dan memilih fokus untuk mengerjakan tugas mereka yang berada di depan mata, ketimbang memikirkan hal di luar.

Kolase (instagram@dr.tirta) dan (KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo)
Peristiwa seperti kerumunan massa saat penutupan McD Sarinah (kanan), diduga menjadi satu di antara beberapa faktor munculnya tagar 'Indonesia Terserah' dari para tenaga medis yang lelah mengingatkan masyarakat soal bahaya pandemi Virus Corona (Covid-19). 

"Yakni pasien-pasien yang sakit tanpa harus pusing-pusing memikirkan masyarakat sakit apa enggak."

"Pusing-pusing untuk menghabiskan energi untuk stres atau cemas bagaimana pemerintah ini menyikapi ini semua," ucap dokter Debryna.

Debryna pun menegaskan sekali lagi akan fokus pada tugasnya saja.

"Tugas kita jelas ke depan fokus kita adalah di depan mata jadi itu makanya bilang terserah karena fokus kita di depan mata," sambungnya.

Ia mengaku dirinya dan rekan sejawatnya sudah lelah dalam menghadapi hal ini.

Terlebih banyak dari mereka yang mengorbankan waktu bersama dengan orang terdekat seperti keluarga.

Tak cuma tenaga medis, tapi juga relawan dari TNI dan Polri.

"Kalau melihat kasus kemarin kan maksudnya banyak ucul-uculan di bandara, di beberapa tempat lain tidak patuh PSBB, tentu sebagai manusia perasaan kami capek sih," ujar dokter Debryna.

"Kita terus terang saya sifatnya kan relawan dan juga banyak TNI dan Polri juga kami sudah berhari-hari kalau saya bahkan dua bulan enggak pulang ke rumah meninggalkan apa yang sudah ada di rumah, meninggalkan pekerjaan, meninggalkan semua kenyamanan," imbuhnya.

 Bahas Tagar Indonesia Terserah, Imam Prasodjo Kritik Antrian Penumpang di Soetta: Tak Ada Pilihan

 Imam Prasodjo Ibaratkan Indonesia Terserah Layaknya Orangtua Kecewa Anaknya Terus Ngeyel: Karepmu

Ia menilai, masyarakat yang masih menyepelekan mengenai aturan PSBB ataupun aturan pencegahan Covid-19 sangat menyakitkan baginya dan tenaga medis lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved