Indonesia Terserah

Tagar 'Indonesia Terserah' Ramaikan Jagat Medsos, Dokter Relawan Ini Sebut sebagai Bentuk Kekecewaan

Para tenaga medis disebut sudah lelah dan memilih fokus untuk mengerjakan tugas mereka yang berada di depan mata, ketimbang memikirkan hal di luar.

Kolase (instagram@dr.tirta) dan (KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo)
Peristiwa seperti kerumunan massa saat penutupan McD Sarinah (kanan), diduga menjadi satu di antara beberapa faktor munculnya tagar 'Indonesia Terserah' dari para tenaga medis yang lelah mengingatkan masyarakat soal bahaya pandemi Virus Corona (Covid-19). 

TRIBUNWOW.COM - Belakangan media sosial tengah diramaikan dengan tagar 'Indonesia Terserah' oleh para tenaga medis.

Hal ini terjadi setelah banyaknya pelanggaran PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Contohnya saat terjadi antrean calon penumpang yang tak berjarak di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang beberapa hari lalu.

 Viral Indonesia Teserah, Dokter Ungkap Pengorbanan Selamatkan Korban Corona: Rasanya Sakit Hati

 Ini Cerita Lahirnya Tagar Indonesia Terserah, Dokter Covid-19: Kalian Tahu Kami Juga Manusia

Atas hal ini, dokter relawan Covid-19 di Wisma Atlet, Debryna Dewi angkat bicara, Minggu (17/5/2020).

Dilansir oleh TribunWow.com, dokter Debryna membantah bahwa kata-kata itu menandakan tenaga medis kini sudah menyerah menghadapi para pasien Covid-19.

Debryna menilai tagar tersebut menandakan bahwa tenaga medis kini hanya fokus untuk menangani pasien Covid-19 saja, bukan turut memikirkan orang-orang yang berpotensi turut tertular.

"Oh tidak, terserah sama menyerah kan beda mbak, kalau menyerah berarti kita berhenti sampai di sini."

"Sebetulnya dengan yang saya rasa dan teman-teman sejawat maknai dengan 'Indonesia Terserah' itu adalah ya sudah memang fokus kita saat ini bagaimana kita meminimalisirkan kerusakaan atau pandemik yang sudah terjadi," jelas dokter Debryna.

Menurutnya, para tenaga medis sudah tak mau berpikir apa yang akan dilakukan masyarakat maupun pemerintah di luar sana.

Sehingga akan lebih menguras energi para tenaga medis.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved