Terkini Daerah

Gara-gara Unggahan Istri di Facebook, Prajurit TNI AD Ini Harus Mendekam selama 14 Hari di Tahanan

Akibat istrinya yang berkomentar soal kejatuhan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), prajurit TNI ini harus menanggung risikonya.

Tribunnews.com/Istimewa
Sersan Mayor T (49 th), seorang prajurit TNI AD yang berdinas di Kesatuan Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam Jaya, menjalani sidang penjatuhan hukuman disiplin, yang dipimpin Komandan Secata Rindam Jaya Letkol Inf M. Faishal Toar sebagai Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) di Mako Rindam Jaya, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang prajurit TNI, Sersan Mayor T (49) harus menjalani sidang penjatuhan hukuman disiplin di Mako Rindam Jaya, Senin (18/5/2020).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Komandan Secata Rindam Jaya Letkol Inf M Faishal Toar itu, Serma T dianggap lalai karena tak mengingatkan istri dalam menggunakan media sosial.

Seperti diketahui, istri Serma T berkomentar di media sosial Facebok yang berisi harapan agar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat tumbang di akhir tahun ini.

Sang Istri Tulis Status di Medsos Rezim Tumbang, Prajurit TNI Rindam Jaya Ditahan 14 Hari

Pergoki Istri Bersetubuh dengan Anggota TNI, Oknum Polisi Tembak Keduanya dan Langsung Serahkan Diri

Dilansir oleh Tribunnews.com, Serma T telah melanggar Undang-undang RI Nomor 25 tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer (HDM), Peraturan Panglima TNI nomor 44 tahun 2015 tentang Peraturan Disiplin Militer, Kode Etik Militer (Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI).

Sebagai prajurit TNI AD, Sersan Mayor T juga dinyatakan tidak melaksanakan beberapa perintah yang telah dikeluarkan antara lain Surat Telegram Kasad Nomor ST/3029/2018 tanggal 1 November 2018.

Serta Surat Telegram Kasad Nomor ST/66/2020 tanggal 20 Januari 2020 tentang pelarangan anggota TNI baik jam dinas maupun di luar jam dinas untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan medsos yang dilakukan oleh anggota beserta keluarganya.

Danrindam Jaya Kolonel Inf Ketut Gede Wetan Pastia menjelaskan atas perbuatannya tersebut, Serma T dijatuhi hukuman disiplin militer dari Dansecata selaku Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari.

Kolonel Ketut Gede Wetan Pastia mengimbau kepada seluruh personel militer dan keluarganya untuk dapat belajar dari peristiwa ini agar hal serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Seluruh personel TNI dan keluarganya dituntut harus bijak dalam menggunakan sosial media serta ikuti aturan dan kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh dinas.

Cerita Asmara di Balik Kasus Polisi Tembak Istri Sendiri dan Anggota TNI, Ternyata Mantan Pacar

Viral Pria Tunjuk-tunjuk Wajah dan Bentak TNI Gara-gara Ditegur Tak Pakai Masker di Bali

Sebelumnya, anggota Persatuan Istri TNI AD itu diduga melanggar ketentuan di dalam Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved