Breaking News:

Terkini Daerah

Berhenti di Pinggir Jalan untuk Pakai Headset, Pemotor Dihampiri Pria yang Beri Kotak Isi Mayat Bayi

Warga menerima kardus berisi mayat bayi dari orang tidak dikenal saat berada di pinggir jalan.

Instagram @nenk_update
Kotak sepatu berisi mayat atau jasad bayi 

TRIBUNWOW.COM - Warga menerima kardus berisi mayat bayi dari orang tidak dikenal saat berada di pinggir jalan.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku secara sengaja menyerahkan kardus sepatu terbungkus plastik merah lalu kabur ke arah Jalan Raya Mabes Hankam ke satu pengendara motor.

Saat dibuka, kardus sepatu itu ternyata berisi mayat bayi.

Detik-detik Pelaku Curanmor Ditembak Mati oleh Petugas karena Melawan saat akan Ditangkap

"Iya lokasinya memang dekat pos polisi, terowongan ini kalau malam memang sepi. Karena di pinggir jalan sini sepi rumah, cuman ruko saja," kata satu warga, Dodo (46) di Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2020) seperti dilansir dari TribunJakarta.

Warga Kelurahan Ceger di sekitar lokasi tak mengetahui pasti kejadian.

Mereka diketahui hanya mendapat kabar dari grup WhatsApp.

"CCTV juga sepertinya enggak ada yang menyorot ke terowongan. Kalau dibilang rawan ya lumayan, sebelah kanan ruko, kirinya jalan tol," ujarnya.

Sementara itu Ketua RT 02/RW 02 Kelurahan Ceger, Syahidin menuturkan hingga sore kemarin, pihaknya tak mendapat laporan dari pihak Polsek Cipayung terkait peristiwa itu.

"Memang biasanya polisi kalau ada kasus minta pendampingan untuk RT untuk meriksa CCTV, tapi sampai sekarang enggak ada. Saya juga bingung kenapa," ucapnya Syahidin.

Hal senada disampaikan Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Ceger, Suganda.

PSBB di Jabar Menggembirakan, Ridwan Kamil Peringatkan Ancaman OTG: Pemudik Sudah Bocor 300 Ribu

Hingga akhrinya mereka saling tanya terkait kasus dan bingung menjawab pertanyaan warganya terkait kasus tersebut.

"Harusnya sih kita diajak koordinasi, apalagi kita juga kenal sama anggota. Sering ronda bareng, biar kita juga bisa bantu cari pelakunya. Tapi kalau ini kita sama-sama enggak tahu," lanjut dia.

Keterangan polisi

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Herry Purnomo menjelaskan perkembangan kasus kardus berisi bayi di Terowongan Ceger.

Ia menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Sejumlah saksi pun telah diperiksa oleh pihaknya.

Termauk orang yang menerima kardus berisi mayat bayi itu.

"Saat ini kami dari pihak kepolisan masih lakukan upaya penyelidikan, kami juga masih menelusuri di sepuratan TKP dari mulai datangnya pelaku sampai dengan jalan di mana pelaku kemudian melarikan diri," ucapnya seperti dilansir dari Youtube tvOnenews, Minggu (17/5/2020).

Dalam menangani kasus ini, Herry mengakui sedikit mengalami kesulitan.

Selain minim saksi, di lokasi kejadian juga tidak ada CCTV yang bisa menjadi petunjuk.

"Memang salah satu kesulitan kita di situ minim saksi, kemudian juga tidak ada CCTV di lokasi juga,

namun kami tetap akan mengupayakan sehingga nanti bisa membuat terang dari perkara ini," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa jasad bayi dalam kardus itu udah dilakukan autopsi.

Namun, lanjut dia, pihaknya masih menunggu laporan hasil autopsi tersebut.

"Kami masih menunggu dari RS Polri hasilnya, autopsi sudah dilakukan, dari situ kita dalami kembali kira-kira dari mana asal muasal bayi ini," terang Herry.

"Kita juga masih lakukan pengecekan di seputaran lokasi mulai dari si pelapor ini datang kamudian mendapatkan bayi tersebut kemudian bawa pulang yang bersangkutan sampai melaporkan ke polosi, kita akan kroscek kembali keterangan yang bersangkutan untuk dapat hasil pasti," sambungnya.

Kronologi Kejadian

Seperti diwartakan Kompas.com, peristiwa tersebut bermula ketika FL sedang menggendarai sepeda motor di terowongan jembatan Ceger, Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2020), pukul 22.45 WIB.

FL mendadak didekati oleh warga yang juga mengendarai sepeda motor.

"Tiba-tiba datang pengendara sepeda motor jenis matic warna hitam, nopol (nomor polisi) tidak ingat, berboncengan menggunakan masker, kemudian menghampiri saksi lalu memberikan bungkus sepatu warna merah merk Vans," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Arie Ardiyan saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2020).

Tanpa curiga FL lantas menerima kotak tersebut karena ia berpikir isinya sebuah sepatu. Saat dibawa, kotak tersebut mengeluarkan bau busuk.

"Curiga karena bau busuk, lalu dibuka bungkusan kardus tersebut, dan didapati seorang bayi laki-laki dalam keadaan meninggal dunia," ucap dia.

Saksi langsung membawa pulang kotak tersebut dan memberitahukan kepada sang ibu terkait apa yang telah dia temukan.

Selanjutnya FL melaporkan temuan tersebut ke Polsek Cipayung terkait peristiwa tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul "KRONOLOGI Warga Kaget Di-Prank Kotak Isi Mayat Bayi, Terjadi di Dekat Pos Polisi, Minim Saksi & CCTV".

Sumber: Tribun Medan
Tags:
Kotak sepatu berisi mayat bayiCCTVJakarta Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved