Terkini Nasional

Tiadakan Anggaran untuk Ibu Kota Baru pada RAPBN 2021, Sri Mulyani: Fokus Pemulihan

Demi fokus untuk memulihan perekonomian masyarakat akibat Covid-19, Menkeu Sri Mulyani tak masukkan anggaran ibu kota baru pada APBN tahun depan.

KOMPAS.com/Kristianto Purnomo
Kemenkeu, Sri Mulyani, sebelum pelantikan kabinet Jokowi di Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan pemerintah kini tak mencadangkan anggaran untuk pembangunan ibu kota baru pada RAPBN 2021.

Menurut Sri Mulyani, saat ini pemerintah tengah fokus dalam penanganan Covid-19.

Dilansir oleh Kompas.com, Sri Mulyani mengatakan telah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa anggaran tersebut untuk memulihkan perekonomian yang terpukul akibat pandemi.

 Ilmuwan Temukan Risiko Tsunami di Dekat Calon Ibu Kota Baru Indonesia di Kaltim, Ini Penjelasannya

 Akibat Corona, Effendi Gazali Imbau Publik Stop Bicarakan Ibu Kota Baru: Kesannya Asal Bapak Senang

Kendati demikian, ia mengatakan tak menutup kemungkinan apabila perencanaan ibu kota negara baru (IKN) tetap dilakukan.

Hal tersebut ia katakan dalam acara Rosi di KompasTV, Kamis (14/5/2020) malam.

"Kalau perencanaan ya silakan saja perencanaan, namun pengeluaran belanja IKN itu enggak ada dan di 2021 tidak dicadangkan untuk itu," ujar Sri Mulyani ketika memberi paparan dalam acara "Rosi" di Kompas TV.

"Karena fokus kita, saya sampaikan kepada Pak Presiden, 'Ini masih pemulihan, Bapak'," lanjut Sri Mulyani.

 Desak Pemerintah Fokus Tangani Virus Corona, Dede Yusuf: Jangan Lagi Berpikir Pindah Ibu Kota

 Ketimbang Jadi Bos Ibu Kota Baru, Djarot Saiful Minta Ahok Tetap di Pertamina: 2024 Masih Panjang

Perempuan yang akrab disapa Ani itu pun mengatakan, pada APBN 2020 pun pemerintah belum mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan ibu kota baru.

Alokasi yang ada hanya pembangunan infrastruktur jalan yang masuk anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Secara keseluruhan, anggaran Kementerian PUPR tahun ini telah dipangkas sebesar Rp44,58 triliun dan mengalokasikannya untuk membantu menangani pandemi Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved