Breaking News:

Puasa Ramadan 2020

Tanya Ustaz: Apakah Seorang Pedagang yang Punya Banyak Utang Tetap Wajib Membayar Zakat?

Berikut penjelasan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah Wahid Ahmadi terkait zakat harta pedagang banyak utang dan cara menghitungnya.

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Warga membayar zakat fitrah kepada Badan Amil Zakat (BAZ) DKM Al-Husna di Masjid Al-Husna, Jalan Sayuran, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2019). Menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 H, umat Islam yang mampu diwajibkan membayar zakat fitrah sebagai sarana pembersih jiwa dan harta bendanya, sekaligus sebagai penyempurna ibadah puasa selama Ramadan. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNWOW.COM - Konsultasi syariah selama Ramadan dan Idul Fitri 2020/1441 hijriah.

Pertanyaan:

Saya seorang pedagang, dan memiliki utang dengan jumlah yang kira-kira sama nilainya dengan barang dagangan saya.

Apakah saya tetap wajib zakat?

Tanya Ustaz: Bagaimana Amalan, Doa, serta Tata Cara Memperoleh Malam Lailatul Qadar saat Ramadan?

Jawaban:

Teorinya itu, namanya zakat perdagangan adalah Anda punya modal, modal itu diputar, ditambah dengan piutang yang masih bisa dicairkan.

Kalau ada piutang yang mati, piutang yang sudah tidak ada harapan dibayar ya enggak usah dihitung.

Ada piutang masih segar itu yang dimasukkan, plus modal yang diputar, plus keuntungan.

Itu kemudian dikurangi utang dan kerugian.

Nah kalau masih ada sisanya itu baru dibagi 2,5 persen.

Kalau tadi Anda bilang bahwa utang Anda sudah lebih besar daripada modal, padahal itu juga utang untuk bisnisnya juga ya.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved