Virus Corona

Cerita Pegawai Kena PHK Sepihak saat Belum Genap Sebulan Bekerja: Hanya Melalui Chat WhatsApp

Seorang pegawai perusahaan start up, Bagus, menceritakan bagaimana dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dari atasannya.

Capture YouTube Najwa Shihab
Bagus, pegawai perusahaan yang terkena PHK sebagai dampak pandemi Corona, diunggah Selasa (5/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pegawai perusahaan start up, Bagus, menceritakan bagaimana dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dari atasannya.

Hal itu ia ungkapkan dalam tayangan Narasi People di kanal YouTube Najwa Shihab, diunggah Selasa (5/5/2020).

Seperti diketahui, pandemi Virus Corona menimbulkan dampak pada kondisi ekonomi.

Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja di perkantoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2020). Hingga hari ke-21 pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara 126 perusahaan yang melanggar Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19. Tribunnews/Irwan Rismawan
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja di perkantoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2020). Hingga hari ke-21 pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara 126 perusahaan yang melanggar Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Bansos Tak Merata, Pengamat Singgung Peluang Kerusuhan hingga Bunuh Diri: Yang Di-PHK Itu Frustrasi

Apalagi di wilayah DKI Jakarta yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kegiatan ekonomi tidak dapat berjalan normal.

Banyak pegawai yang terpaksa dirumahkan atau bahkan di-PHK.

Dikutip TribunWow.com, Bagus menceritakan bagaimana dirinya termasuk dalam ribuan orang yang terkena pemangkasan karyawan demi efisiensi perusahaan di tengah krisis.

"Belum genap satu bulan saya bekerja, saya sudah terkena dampak dari Corona itu," ungkap Bagus.

Ia menyebutkan keputusan PHK tersebut disampaikan melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp.

"Yaitu adalah PHK sepihak dari atasan saya. Itu pun hanya melalui chat WhatsApp saja," katanya.

Demi menyambung hidup, Bagus berupaya menjadi pengemudi ojek online (ojol).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved