Terkini Nasional
Pemegang Saham Lolos Daftar Kartu Prakerja: Ada Saldo Rp 1 Juta, Saya Belanjakan Video Rp 220 Ribu
Peserta Kartu Prakerja, Agustinus Edy Kristianto, mengkritik pelaksanaan program tersebut yang tidak tepat sasaran.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Peserta Kartu Prakerja, Agustinus Edy Kristianto, mengkritik pelaksanaan program tersebut yang tidak tepat sasaran.
Edy Kristianto mengaku dirinya adalah pemegang saham di sebuah perusahaan.
Namun ia dengan mudah dapat mendaftarkan diri dalam program pengentasan pengangguran tersebut.

• Menduga Sri Mulyani Tak Setuju soal Kartu Pra Kerja, Rocky Gerung: Kesannya Dipaksakan
Selain itu, Edy langsung mendapat insentif bantuan sebesar Rp 1 juta saat mendaftar.
Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews.com pada Minggu (3/5/2020).
Seperti diketahui, dalam fasilitas tersebut terdapat sejumlah video pelatihan yang dapat dibeli peserta.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapat sertifikat bertanda tangan dari Skill Academy oleh Ruangguru.
Edy menuturkan awal mulanya ia mendaftar program tersebut.
Menurut Edy, awalnya ia berasumsi program tersebut benar-benar menyediakan pelatihan bekerja.
"Awalnya 16 April, sebelumnya saya pikir ini program bagus-bagus saja," ungkap Agustinus Edy Kristianto.
"Akhirnya saya daftar di prakerja.go.id saya masukan email dan password," lanjutnya.
Edy menuturkan sejumlah data diri yang harus dilengkapi dalam mendaftar.
"Masuk ke dashboard lalu kita disuruh isi kolom-kolom. Nama, NIK, Pekerjaan, Foto KTP, dan Foto Selfie sama KTP," papar Edy.
• Berikan Dukungannya untuk Pelatihan Kartu Prakerja, Sri Mulyani: Ini Program Bagus, Program Baru
"Kemudian juga ada kolom pekerjaan, ada karyawan, PNS, ada wiraswasta. Saya pilih wiraswasta," lanjutnya.
Dari dua pilihan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), Edy mencoba memilih PHK.