Breaking News:

Virus Corona

Beri 5000 Alat Rapid Test Corona, Prabowo: Tidak Punya Agenda Lain, Selain Mengancam Keselamatan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberi bantuan alat rapid tes Virus Corona kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KompasTV
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto dalam saluran YouTube Kompas TV, Selasa (28/4/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberi bantuan alat rapid tes Virus Corona kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Tak tanggung-tanggung Prabowo memberi sebanyak 5000 alat rapid tes Virus Corona.

Bukan tanpa sebab, hal itu tentu dilakukan demi menekan angka penyebaran Virus Corona.

Prabowo dan Wali Kota Bekasi
Prabowo dan Wali Kota Bekasi (Youtube/KompasTV)

Imbau Masyarakat Disiplin Lawan Virus Corona, Prabowo: Ikuti Petunjuk, Pemerintah Bekerja Keras

Melalui kanal YouTube KOMPASTV pada Senin (27/4/2020), Prabowo mengatakan hal serupa.

Ketua umum partai Gerindra itu mengakui bahwa wabah Virus Corona kini momok bagi bangsa Indonesia.

Bahkan, berbagai cara sudah dilakukan Indonesia untuk memerangi wabah mematikan Virus Corona.

Terutama dengan melakukan pengecekan secara cepat menggunakan alat rapid tes Virus Corona.

"Wabah Covid-19 ini adalah ancaman yang sangat berbahaya bukan saja pada bangsa dan negara Indonesia, tapi seluruh umat manusia," kata Prabowo.

"Ini sebetulnya adalah perang, perang melawan musuh yang tidak kelihatan, perang terhadap musuh yang tidak mempunyai ideologi," imbuhnya.

Lakukan Survei Penanganan Corona di Tiap Wilayah, SMRC Ungkit Pilpres 2019: Pendukung Prabowo Kritis

Tak berhenti di situ saja, Prabowo juga menjelaskan bahwa bukan hanya Indonesia yang sedang memerangi Virus Corona.

Berbagai negara di seluruh penjuru dunia, tak henti-hentinya mencari cara menghentikan Virus Corona.

"Tidak punya agenda lain selain mengancam keselamatan umat manusia," ujar Prabowo.

"Seluruh dunia terpengaruh, banyak negara lebih parah dari kita, tetapi titik-titik terang sudah kelihatan," imbuhnya.

Selain itu, Prabowo juga optimis bahwa Indonesia bisa melewati masa kelam wabah Virus Corona.

"Kita dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh seluruh bangsa Indonesia, kita optimis dan kita akan hadapi semuanya bersama," ujar Prabowo.

Lihat videonya dari awal

Babe Haikal Bersikeras Ingin Prabowo Pengaruhi Jokowi: Mbok Ya Ada Dong Suara demi Kedaulatan NKRI

 Prabowo Sudah Bersaksi Dukung Jokowi

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan menegaskan dirinya konsisten mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Haikal Hassan mengatakan akan tetap konsisten meski Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah bergabung dengan Jokowi. 

Hal itu diungkapkan Haikal Hassan melalui channel YouTube Refly Harun yang tayang pada Senin (27/4/2020).

 Refly Harun Bela Jokowi soal Mudik dan Pulang Kampung: Karena Kita Tahu Netizen Sangat Berkuasa

Dalam video tersebut, mulanya Refly Harun bertanya bagaimana komentar Haikal Hassan soal masuknya Prabowo Subianto dalam jajaran menteri.

Padahal, Haikal Hassan termasuk orang yang membela Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2019.

Menanggapi pernyataan tersebut, pria yang akrab disapa Babe Haikal itu menegaskan bahwa sejak awal dirinya tak masalah dengan rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi.

"Baik sejak pertemuan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi di Lebak Bulus, di dalam kereta itu."

"Saya sudah menyatakan sikap bahwa kalau itu pilihan terbaik dan itu berkontribusi untuk bangsa, dan bisa mengkritik dari dalam, itu bagus, karena wawasan kita kebangsaan," kata Haikal.

Namun, yang menjadi masalah jika Prabowo justru akan selalu menurut dengan kebijakan Jokowi.

"Tapi yang enggak kita setuju kalau Pak Prabowo, iya aja apa kata Pak Jokowi, jadi bukan soalnya masuknya sebagai menteri."

"Jadi bukan masuknya soal jadi penasihat atau apapun jabatannya, kalau iya saja, manut nurut saja," ungkap Haikal.

 Gamblang Jagokan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Haikal Hasan Buat Refly Harun Tertawa: Udah Ketebak

Sehingga, ada keseimbangan meski Prabowo berada di dalam pemerintahan.

"Jadi harus ada check and balance walaupun di dalam," lanjutnya.

Ia bahkan mengaku tak segan melontarkan pujian jika kebijakan Jokowi dinilainya tepat.

"Di luar, kami akan berteriak terus seperti ini. Kebijakan Pak Jokowi yang oke akan kami bilang oke."

"Tapi kebijakan yang tidak oke, akan kami bilang tidak oke," jelas Haikal.

Pernah menjadi pendukung Prabowo di Pilpres 2019 lalu, Haikal Hassan mengaku tak kecewa Ketua Umum Partai Gerindra kini masuk ke dalam kubu pemerintahan.

Namun, ia menegaskan bahwa kekecewaan bakal dirasakannya jika Prabowo tak mau mengkritik pemerintah meski sudah menjadi menteri.

"Nah, di dalam sana Pak Prabowo, kami enggak kecewa dia ada di dalam, tapi kami akan kecewa sekali kalau dia tidak bersuara atas masuknya tenaga kerja asing yang ilegal."

"Jadi kekecewaan bukan karena pada posisi, kekecewaan akan ada pada sikap," terangnya.  (TribunWow.com/Khistian TR/Mariah)

Tags:
Virus CoronaRapid TestPrabowo Subianto
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved