Puasa Ramadan 2020
5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Buka Puasa Ramadan, Yogurt hingga Alpukat
Berikut makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi saat berbuka puasa dikutip dari toastfried.com
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pada bulan Ramadan, setiap Muslim diwajibkan puasa hingga lebih dari sepuluh jam khususnya di wilayah Indonesia.
Saat puasa biasanya orang akan menjadi lemas karena kekurangan cairan dalam tubuh.
Berikut makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi saat berbuka puasa dikutip dari toastfried.com, Senin (27/4/2020):
• Bacaan Doa Niat Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 2020/1441 H, Lengkap dengan Latinnya
1. Gandum
Selain serat makanan, gandum memiliki jumlah protein yang cukup banyak
Jika dicampur dengan kayu manis untuk sifat anti-inflamasi dan ditambah minyak kelapa maka campuran itu menghasilkan lemak sehat dalam jumlah yang wajar untuk membuat Anda merasa lebih kenyang.
2. Telur dan Alpukat
Protein dan lemak sehat jantung banyak terkandung dalam telur dan alpukat.
Kedua makanan ini bisa disatukan dengan sempurna.
Selain itu, telur juga cocok dicampur dengan bahan-bahan lain seperti bawang, jamur, paprika, bayam, brokoli, ayam, sapi, dan salmon.
3. Yogurt
Yogurt adalah camilan yang sarat dengan protein, lemak sehat, vitamin B, dan kalsium yang akan membuat Anda bahagia dan kenyang.
Lebih penting lagi, yogurt mengandung elektrolit alami yang mengisi kembali tubuh Anda setelah puasa yang panjang.
Selain itu, Yogurt juga membantu mengatur sistem kekebalan tubuh berkat vitamin D-nya yang tinggi.
4. Air Putih
Hanya karena Anda menyelesaikan puasa bukan berarti tubuh Anda tidak selesai membuang racun.
Jaga agar asupan air Anda lebih tinggi dari biasanya sehingga Anda dapat terus memindahkan racun dan membantu tubuh Anda membantu pencernaan dan memindahkan nutrisi dari jalur pencernaan Anda ke tempat mereka harus pergi.
5. Sayur Matang
Sayuran yang dimasak ideal untuk berbuka puasa karena proses memasak memecah beberapa selulosa (hal-hal yang membuat sayuran menjadi kaku) dan membuatnya lebih mudah dicerna.
Pastikan untuk tidak terlalu lama memasak sayuran, Anda tetap ingin mempertahankan nutrisi yang bermanfaat.
• Amalan-amalan Puasa Ramadan Selama Wabah Corona yang Bisa Dilakukan di Rumah Menurut Quraish Shihab

Berikut 4 Olahraga yang Bisa Dilakukan saat Puasa Ramadan seperti dikutip dari Gulf News pada Jumat (24/4/2020):
1. Olahraga Kontak
Olahraga kontak adalah cara yang baik untuk mempertahankan tingkat kebugaran umum Anda selama bulan Ramadan, dan untuk pengkondisian keseluruhan.
Olah raga semacam itu antara lain sepak bola, bola basket, bola voli, dan tenis.
Setiap olahraga kontak membutuhkan energi yang tinggi karena dapat menjadi latihan yang intens bagi tubuh.
Selama Ramadhan disarankan untuk berolahraga pada beberapa jam setelah mengakhiri puasa.
Selama jam-jam puasa, kadar glikogen tubuh sudah habis sehingga tidak bisa bekerja pada intensitas yang diperlukan.
• Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan Lengkap dengan Arab dan Latinnya
2. Yoga
Yoga adalah bentuk latihan fisik dan mental yang bagus untuk tubuh.
Yoga dapat digolongkan sebagai bentuk olahraga ringan yang tidak membutuhkan terlalu banyak kardiovaskular pada tubuh Anda.
Selama Ramadhan, yoga dapat dipraktikkan di siang hari tanpa terlalu banyak usaha, namun, disarankan bahwa semua latihan harus dilakukan setelah berbuka puasa, setelah tubuh dipelihara dan tidak terdehidrasi.

3. Latihan Aerobik / Dansa
Latihan aerobik dan menari seperti Zumba dapat meningkatkan daya tahan jantung sambil membakar banyak kalori.
Bentuk latihan ini tergantung pada tingkat kebugaran seseorang, dan dapat menjadi lebih berat bagi mereka yang tidak aktif secara teratur.
Latihan seperti itu harus dilakukan setelah berbuka puasa selama Ramadhan, karena aerobik cenderung meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh.
Tubuh menjadi dingin dengan membuka kelenjar keringat, dan berkeringat.
• Bacaan Doa Niat Salat Tarawih dan Witir Puasa Ramadan 2020, Sendirian atau Berjemaah di Rumah
4. Pilates
Pilates adalah cara terbaik untuk mempertahankan kekuatan inti Anda selama bulan Ramadhan.
Mirip dengan Yoga, pilates tidak akan secara signifikan meningkatkan denyut jantung atau suhu inti Anda ke tingkat yang tinggi di mana Anda akan merasa dehidrasi.
Meskipun bisa dipraktikkan selama jam-jam puasa, disarankan untuk berlatih satu sesi pilates setelah berbuka puasa sebanyak mungkin seminggu. (TribunWow.com/Mariah Gipty)