Kabar Tokoh
Diterima di 10 Kampus AS termasuk Harvard, Parama Pradana Mengaku Terinspirasi dari Maudy Ayunda
Parama Pradana Suteja diterima di 11 universitas bergengsi dunia di Amerika Serikat.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Kisah seorang pemuda asal Solo, Jawa Tengah bernama Parama Pradana Suteja dinilai sangat inspiratif.
Pasalnya, ia dinyatakan lulus dalam seleksi mahasiswa baru S2 di 11 universitas yang berbeda.
Kampus-kampus yang menerima pria yang akrab disapa Pradana ini pun dibilang cukup bergengsi.
• Kisah Parama Pradana Suteja, Pemuda Solo Diterima di 11 Universitas di AS, Terinspirasi Maudy Ayunda
Sebut saja seperti, Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Yale University, Princeton University, University of Pennsylvania, hingga Columbia University.
Dilansir oleh Tribunnews.com, Pradana bercerita mengaku perjuangannya untuk diterima di 11 kampus itu cukup panjang.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di SMA Regina Pacis Solo pada tahun 2014.
Pradana memutuskan untuk mempersiapkan pendidikan S1 di Diablo Valley College, California Amerika Serikat.
"Diablo Valley College ini buat transisi dari SMA ke kampus pertama saya di University of California Berkeley," ujarnya kepada Tribunnews, Sabtu (18/04/2020).
• Siapkan Bekas Kampus Sebagai Tempat Karantina TKI, Ganjar Pranowo: Harapannya Sih Tidak Pulang
• Peneliti Universitas Indonesia Ditanya Sosok yang Paling Tepat Pimpin Ibu Kota Baru: Sangat Mudah
Semenjak itulah, Pradana mengaku mulai terbuka cara pandangnya mengenai dunia pendidikan, utamanya di luar negeri.
Selama menekuni bidang keilmuan di jurusan major arsitektur dan minor pada teori arsitektur lanskap dan perencanaan lingkungan, Pradana banyak bertemu dengan orang-orang hebat yang menginspirasinya.
Hal itu membuatnya berkeinginan untuk bisa melanjutkan kuliah di Harvard.
"Di situ, dosen-dosen saya dari Harvard juga. Saya mulai terbuka pikirannya, ternyata seperti ini ya orang-orang dari Harvard."
"Orangnya pintar-pintar, kalau ngomong pakai bahasa yang susah-susah. Jadi saya terinspirasi bisa melanjutkan kuliah di Harvard gitu," imbuh Pradana.
Pemuda 24 tahun itu mengatakan, dorongannya untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke kampus ternama juga berasal dari sosok penyanyi asal Indonesia bernama Maudy Ayunda.
Seusai menyelesaikan pendidikan sarjananya di University of California Berkeley pada 2019, Pradana kemudian bekerja di sejumlah perusahaan seperti bekerja di biro arsitektur di San Francisco dan bekerja di biro arsitektur di Tokyo, Jepang.