Virus Corona
Sampai Menangis Minta Warganya Ibadah di Rumah, Walkot Tangsel Airin Rachmi: Maaf Saya Emosional
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany menangis saat meminta seluruh warganya melaksanakan ibadah di dalam rumah.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany menangis saat meminta seluruh warganya melaksanakan ibadah di dalam rumah.
Dilansir TribunWow.com, Airin memohon kepada semua warga untuk menghentikan sementara ibadah di dalam masjid, dan menggantinya dengan ibadah bersama keluarga di rumah.
Ia menyebut, hal itu dilakukan untuk menghentikan rantai penyebaran Virus Corona.

• Presenter Tanya Alasan Tangerang Selatan Ramai Lagi, Wali Kota Airin Rachmi Akui Warga Mulai Jenuh
• Data Covid-19 Direvisi, Jumlah Korban Meninggal akibat Corona di Wuhan Naik 50 Persen Jadi 3.869
Melalui sebuah video yang ditayangkan kanal YouTube metrotvnews, Jumat (17/4/2020), Airin mengaku berharap semua warganya bisa bersama-sama mematuhi imbaun pemerintah.
"Jadi dalam sikon ini saya bermohon sekali kepada bapak-bapak sebagai pengurus masjid, mari kita sama-sama tunjukkan dan kita berdoa," ucap Airin dengan suara bergetar.
Airin berharap,semua doa yang dipanjatkan warganya yang beribadah di dalam rumah bisa dikabulan.
Ia pun menyinggung nikmat bisa berkumpul dengan keluarga di tengah wabah Virus Corona.
"Siapa tahu dengan doa sendiri, doa dengan kumpul keluarga bapak ibu," ucapnya.
"Anda beruntung bisa kumpul dengan keluarga, sanak famili, siapa tahu doa itu dikabulkan oleh Allah."
Lebih lanjut, Airin kembali meminta seluruh warga Tangsel untuk disiplin menjalankan anjuran pemerintah.
• Perawat RSUP Kariadi Semarang yang Positif Corona Meninggal Dunia, Warga Diminta Tak Tolak Pemakaman
Termasuk dengan melakukan ibadah bersama keluarga di dalam rumah.
"Jadi sekali lagi saya memohon dalam sikon ini, kebersamaan dan disiplin bersama penting pak," jelas Airin.
"Karena keberhasilan kita memutus mata rantai adalah dengan kebersamaan dan disiplin bersama."
Menangis di sepanjang pernyataan, Airin pun meminta maaf atas sikap emosional yang ditunjukkannya.
Ia meyakini, masyarakat Indonesia bisa melewati wabah Virus Corona dan mengambil hikmah di balik bencana nasional ini.
"Mohon maaf saya agak emosional karena saya meyakini ini ada hikmahnya, dan saya yakin kita harus optimis," terang Airin.
"Walaupun semua dunia di kesehatan menyatakan bisa saja lama, bisa saja dua bulan, bisa saja tiga bulan. Ikhtiar perlu kita lakukan walaupun mungkin yang saya sampaikan ini meleset dari yang lainnya," tukasnya.
Simak video berikut ini:
Imbauan Jokowi
Di sisi lain, sebelumnya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat biara soal wabah Virus Corona yang telah menginfeksi puluhan masyarakat Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, Jokowi mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan kegiatan dari dalam rumah.
Termasuk belejar, bekerja, hingga beribadah di dalam rumah.
Hal tersebut dinilainya bisa mengurangi resiko penularan virus dengan nama lain Covid-19 itu.

• Beda Istilah Lockdown, Isolasi, dan Karantina yang Perlu Kamu Ketahui di Tengah Pandemi Virus Corona
• Cegah Virus Corona, Anies Baswedan Minta Warga Tunda Resepsi Pernikahan: Jangan Anggap Enteng
Pernyataan itu disampaikan Jokowi melalui siran pers yang ditayangkan dalam kanal YouTbe Kompas TV, Minggu (15/3/2020).
Mulanya, Jokowi menyinggung soal Menteri Perubungan Budi Karya Sumadi yang dinyatakan positif terinfeksi Corona.
Karena itu, Jokowi menyebut pihaknya telah mengupayakan tindakan antisipatif untuk mencegah penularan virus tersebut ke menteri lainnya.
"Sebagaimana kemarin telah disampaikan bahwa salah satu menteri kamu terdeteksi positif Covid-19," ujar Jokowi.
"Langkah-langkah antisipatif telah dilakukan dan saya yakin bahwa para menteri tetap bekerja penuh seperti biasa."
• Hari Ini Menteri BUMN Erick Thohir Lakukan Tes Virus Corona, Sempat Rapat bersama Menhub Budi Karya
Meskipun sebagian menteri bekerja dari rumah, Jokowi meyakini mereka tetap bekerja seperti biasanya.
"Bahkan hari-hari ini para menteri bekerja lebih keras walaupun sebagian dilakukan secara online untuk mengatasi isu kesehatan dan mengatasi dampak perekonomian akibat Covid-19 ini," ujar Jokowi.
• Sejumlah Menteri Dikabarkan Mengikuti Tes setelah Menhub Budi Karya Sumadi Positif Terjangkit Corona
Lebih lanjut, Jokowi pun menyampaikan wejangannya untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Ia mengimbau seluruh masyarakat agar tidak panik namun tetap wasapada terhadap Virus Corona.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya minta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita stop," kata Jokowi.
Menurutnya, wabah Virus Corona yang kini tengah terjadi perlu ditangani secara serius.
Dan satu di antara cara mudah mencegah penyebarannya yakni dengan beraktuvitas di dalam rumah.
"Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," terang Jokowi.
"Ini lah saatnya kita bekerja bersama-sama , saling tolong menolong dan bersatupadu, gotong royong. Kita ingin menjadi ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani secara maksimal," sambungnya.
Tak hanya itu, Jokowi juga menyebut pihaknya telah memeriksa kesehatan para menteri.
Sebab, kesehatan menurutnya adalah yang terpenting.
"Pagi ini telah dilakukan pengetesan untuk para menteri, hasilnya silakan ditanyakan kepada Menteri Kesehatan," ujarnya.
"Kesehatan itu tetap nomor satu, kesahatan rakyat tetap nomor satu." (TribunWow.com)