Breaking News:

Puasa Ramadan 2020

6 Tips Mudah agar Bibir Tak Mudah Pecah-pecah saat Puasa Ramadan: Kurangi Makanan Pedas dan Asin

Saat berpuasa pada bulan Ramadan, tubuh sering kekurangan cairan hingga menyebabkan bibir pecah-pecah atau kering.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
nutraingredients-asia.com
Ilustrasi makanan pedas 

TRIBUNWOW.COM - Saat berpuasa pada bulan Ramadan, tubuh sering kekurangan cairan hingga menyebabkan bibir pecah-pecah atau kering.

Hal itu bisa terjadi akibat Anda kurang minum saat berpuasa.

Sedangkan, setiap orang minimal harus minum air minimal sebanyak delapan gelas per hari.

 Tetap Bekerja saat Ramadan? Berikut 7 Tips agar Tetap Semangat meski Berpuasa Penuh

Berikut beberapa tips menghindari bibir pecah-pecah saat berpuasa di bulan Ramadan dikutip dari saycheers.com pada Jumat (17/4/2020):

1.Gunakan Lulur Bibir

Paling tidak seminggu sekali Anda harus mengelupas kulit mati di bibir dengan scrub khusus untuk bibir atau bisa menggunakan sikat gigi.

Basahi bibir Anda dengan air hangat dan gosok bibir dengan sikat gigi yang lembut.

Lakukan perlahan-lahan agar tidak melukai bibir.

Lebih baik lagi, gunakan produk pengelupasan untuk bibir, biasanya berbentuk seperti lip balm.

Kulit mati dan kulit kering akan lebih mudah mengelupas, sehingga akan membentuk kulit baru yang sehat di bibir.

2. Mengenakan Lip Balm

Untuk menghindari bibir kering, Anda bisa menggunakan lip balm.

Pilih lip balm pelembab, mengandung minyak alami dan SPF.

Konten SPF ini dapat mengurangi terjadinya bibir kering.

3. Kurangi Makanan Pedas dan Asin

Saat sahur dan berbuka puasa, Anda harus mengurangi makanan pedas dan asin.

Makanan yang terlalu pedas dan asin akan membuat cepat haus, mulut dan bibir cepat kering.

Jelang Bulan Ramadan 1441 H, Berikut 6 Kebajikan yang Bisa Dilakukan, Perbanyak Dzikir dan Sunnah

4. Hindari Membasahi Bibir dengan Air Liur

Basahi bibir Anda dengan air liur membuat bibir Anda cepat kering.

Awalnya terlihat segar dan basah, tetapi setelah beberapa menit bibir Anda lebih kering dari sebelumnya.

5. Konsumsi Madu

Madu adalah cara alami untuk mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.

Selain memakannya, Anda juga bisa menempelkan madu di bibir.

Jadi, oleskan madu sebelum tidur, dan angkat lagi saat makan selesai.

6. Minum Air yang Cukup

Asupan cairan harus selalu dipenuhi, terutama saat puasa.

Penuhi asupan cairan tubuh Anda dengan minum air putih yang cukup saat sebelum dan sesudah puasa.

Ilustrasi minum air putih
Ilustrasi minum air putih (Boldsky.com)

Berikut beberapa tips menghindari dehidrasi saat berpuasa di bulan Ramadan dikutip dari The Star Online.

1. Hindari minuman yang mengandung kafein

Saat sahur, hindarilah minum-minuman yang mengandung kafein seperti teh maupun kopi.

Kafein memiliki efek deuretik yang dapat meningkatkan produksi urin sehingga dapat membuang garam dan air dari tubuh.

Selain itu, kafein dapat meningkatkan rasa haus.

Sehingga, saat sahur dianjurkan minum air putih dengan kurma.

 Segera Hentikan Puasamu jika 6 Tanda Ini Terjadi di Tubuhmu, Jangan Paksakan!

2. Berbuka puasa dengan banyak buah dan sayuran

Makan buah-buahan dan sayuran tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, tetapi juga membantu menghindarkan dehidrasi.

Buah-buahan dan sayuran tertentu memiliki kandungan air yang tinggi.

Sehingga akan menyegarkan kembali tubuh Anda setelah seharian berpuasa.

Buah dan sayuran yang baik untuk dimakan selama puasa adalah semangka, mentimun, seledri, tomat, dan belimbing.

Buah-buah tersebut dapat membantu Anda tetap terhidrasi dengan kadar air yang tinggi.

3. Hindari makanan pedas atau asin

Makanan pedas dan asin dapat meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan air.

Jadi ketika sahur kurangilah porsi makanan yang bersifat pedas atau asin.

Saat memasak di bulan puasa, cobalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak garam atau rempah-rempah terlalu banyak.

 Tips untuk Ibu Hamil yang Jalankan Puasa Ramadan, Waspadai Kondisi Tubuh Berikut

4. Hindari meminum air yang banyak sekaligus

Minum air yang banya dalam sekali waktu akan menyebabkan tubuh Anda segera mengeluarkannya.

Cara terbaik agar asupan air terjaga adalah sering-seringlah minum air ketika jam-jam tidak berbuka, seperti saat selepas magrib hingga sebelum sahur. 

Pastikan untuk mendapatkan air yang cukup selama jam-jam tidak berpuasa demi menghindari dehidrasi.

5. Hindari paparan panas

Paparan panas matahari memang tidak bisa dihindari di iklim tropis sperti Indonesia.

Tetapi cobalah sebisa mungkin untuk menghindari panas

Temperatur yang panas dapat menyebabkan keringat, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan cairan.

Cobalah untuk membatasi waktu Anda di luar ruangan dan tetap di tempat teduh atau lingkungan yang dingin. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
Puasa Ramadan 2020PuasaRamadanTips KesehatanBibir
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved