Breaking News:

Virus Corona

7 Tenaga Medis Dikarantina Gara-gara Pasien Positif Covid-19 Bohong, Tak Bilang soal Pergi ke Italia

7 tenaga medis di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga terpaksa dikarantina, lantaran sempat kontak dengan pasien Corona yang bohong.

Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto 

TRIBUNWOW.COM - Pasien positif Covid-19 yang berbohong saat pemeriksaan awal kembali terjadi.

Kali ini, 7 tenaga medis di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga terpaksa dikarantina.

Mereka diketahui sempat kontak langsung dengan pasien yang belakangan diketahui terjangkit Covid-19.

"Tenaga kesehatan tersebut harus menjalani karantina karena menangani pasien yang telah dinyatakan positif."

"Namun pasien tersebut tidak mengatakan yang sebenarnya saat diperiksa," kata Wali Kota Salatiga, Yuliyanto di rumah dinas, Rabu (15/4/2020).

TKI dari Malaysia Diam-diam Masuk Lewat Jalur Tikus ke Indonesia, Kumpul di Pantai dan Ditolak Warga

Yuliyanto mengatakan, pasien tersebut menyampaikan baru saja bepergian ke Eropa setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan positif .

"Pasien tersebut pulang ke Salatiga usai perjalanan ke Eropa, tepatnya ke Italia," paparnya.

Karena tidak menyampaikan riwayat perjalanan secara jujur, maka seluruh tenaga kesehatan yang merawat harus menjalani karantina.

"Saat ini seluruh tenaga kesehatan tersebut menjalani karantina di Rumah Dinas Sekda Salatiga."

"Mari kita semua berdoa agar seluruh tenaga kesehatan yang karantina hasil tesnya negatif, kembali sehat dan bisa berkumpul dengan keluarga."

"Begitu juga pasien yang positif, juga kembali sehat dan bisa beraktivitas seperti sediakala," papar Yuliyanto.

Pengakuan Napi Bebas karena Asimiliasi saat Corona Rogoh Kocek Rp 5 Juta: Enggak Bayar Enggak Keluar

Saat ini, ada tiga pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 di Salatiga.

Yuliyanto berharap agar masyarakat tidak memercayai hoaks yang berseliweran mengenai penanganan Corona.

"Kadang karena penasaran atau ingin tahu dengan cepat, info hoaks di WA atau media sosial langsung disebarkan, ini berbahaya."

"Lebih baik menunggu kabar resmi dari pemerintah agar tidak menimbulkan keresahan" jelas Yuliyanto. (Kompas.com/Dian Ade Permana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akibat Pasien Tak Cerita Pernah ke Italia, 7 Tenaga Kesehatan Harus Dikarantina"

Sumber: Kompas.com
Tags:
SalatigaVirus CoronaCovid-19Positif Virus Corona di Indonesia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved