Breaking News:

Terkini Daerah

Pengakuan Syekh Puji soal Dirinya Menikahi Bocah 7 Tahun, Ngaku Diperas hingga Penggiringan Opini

Pemilik pesantren Syekh Puji kembali jadi sorotan setelah sempat menghebohkan dengan menikahi Luthfiana Ulfa.

Istimewa/Kompas.com
Pujiono Cahyo Widiyanto alias Syekh Puji 

TRIBUNWOW.COM - Pemilik pesantren Syekh Puji kembali jadi sorotan setelah sempat menghebohkan dengan menikahi Luthfiana Ulfa.

Kini ia pun kembali muncul setelah diberitakan menikahi bocah 7 tahun.

Namun, Syekh Puji membantah kabar tersebut.

Pria ini justru mengungkapkan kabar tersebut diembuskan oleh oknum tertentu yang berusaha mendapatkan uang darinya.

Dokter Ai Fen, Sosok yang Pertama Ungkap Adanya Wabah Virus Corona Kini Dikabarkan Menghilang

Pemilik pondok pesantren Miftahul Jannah Pujiono CW, Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang ini mengaku kabar itu sengaja disebarkan oleh oknum yang berusaha memerasnya.

"Tidak benar saya telah menikah dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun," jelas Syekh Puji melalui surat penyataan yang diterima, Kamis (2/4/2020).

 

Dalam surat yang ditandatanganinya itu, Syekh Puji menceritakan awal mula kabar tersebut dituduhkan kepadanya oleh oknum yang mengaku dekat dengan media dan Polda Jawa Tengah.

Dia mengaku diancam dengan menyebarkan berita tentang dirinya yang menikah lagi dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun.

"Permasalahan ini berawal dari adanya skenario permintaan uang kepada saya sejumlah Rp 35 miliar dengan ancaman akan membuat berita tentang saya menikah lagi dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun yang dipastikan akan viral karena info yang bersumber dari salah satu keluarga besar saya pasti akan dipercaya," katanya.

Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dari PLN untuk yang Terdampak Corona, Bisa Klaim via WhatsApp

Selain oknum tersebut, Syekh Puji mengaku skenario permintaan uang itu juga dilakukan oleh beberapa anggota keluarga besarnya. Namun, permintaan itu ditolak oleh Syekh Puji.

"Skenario permintaan uang tersebut dilakukan oleh beberapa anggota keluarga saya."

"Kemudian saya diadukan ke Polda Jawa Tengah karena menolak untuk memberikan uang yang diminta," ujarnya.

Mengingat saat ini Polda Jawa Tengah sedang berjuang membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19, Syekh Puji meminta agar tidak ada penggiringan opini publik dalam pemberitaan dan menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada Polda Jateng.

"Maka mari menahan diri untuk tidak menggiring opini publik dan sepenuhnya menyerahkan proses penyelidikan kepada Polda Jateng untuk secara profesional melakukan tugasnya tanpa adanya tekanan dan intervensi," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Syeh Puji Mengaku Diperas: Saya Dimintai Uang Rp 35 M,

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved