Breaking News:

Virus Corona

Guru Adakan Arisan saat Siswa Diliburkan karena Covid-19, Kapolres Berang: Malah Enak-enakan Pesta

Instansi pendidikan khususnya pelajar di Indonesia diliburkan selama beberapa minggu terkait wabah Virus Corona.

WXYZ.com
Coronavirus. Instansi pendidikan khususnya pelajar di Indonesia diliburkan selama beberapa minggu terkait wabah Virus Corona, namun para guru justru arisan. 

TRIBUNWOW.COM - Instansi pendidikan khususnya pelajar di Indonesia diliburkan selama beberapa minggu terkait wabah Virus Corona.

Hal itu pun menjadi kebijakan pemerintah untuk mencegah semakin mewabahnya Virus Corona.

Namun, meski para murid diliburkan karena Virus Corona, mereka tetap diwajibkan untuk belajar dari rumah.

Baru-baru ini di media sosial heboh dengan video yang memperlihatkan seorang polisi memarahi seorang guru yang mengadakan arisan.

Kapolsek Kaliwates, Jember Kompol Edy Sudarto berang saat mengetahui ada warga yang tak mematuhi aturan menggelar acara keramaian di tengah pandemi.

 

Saat murid-murid diliburkan dan diminta belajar di rumah karena wabah Corona, para guru madrasah ibtidaiah di Jalan Melati, Kelurahan Jember Kidul malah menggelar arisan, Sabtu (28/3/2020).

Teguran Tak Dihiraukan

Awalnya, acara arisan itu diikuti sekitar 30 orang.

Panitia menyiapkan tenda-tenda, bahkan makanan pun telah terhidang.

Anggota Bhabinkamtibmas yang mengetahui adanya kegiatan tersebut sudah mengeluarkan teguran.

Namun penyelenggara tak menghiraukan dan acara tetap berjalan.

 

Kapolsek berang

Di sekitar lokasi acara, kebetulan sejumlah polisi dan Muspika Kaliwates, termasuk Kapolsek melakukan penyemprotan disinfektan.

Mendapat laporan adanya acara keramaian, Kapolsek mendatangi lokasi.

Kompol Edi berang saat mengetahui kegiatan tersebut.

Ia pun memarahi penyelenggara acara lantaran tak mematuhi aturan pemerintah.

"Kamu kira main-main ini, kita semua capek, Pak, kami enggak pulang, kami garda terdepan. Kamu macam-macam ngumpulin orang, acara apa ini, malah enak-enakan pesta," ujar Kapolsek.

Masih geram, Edi meminta penyelenggara acara mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Otakmu di mana otakmu, atau pengen mati sendiri, mati aja sana. Bukan main-main ini, ayo bawa ke polres," kata dia.

Akhirnya penyelenggara acara dibawa ke Mapolres Jember untuk memberikan pernyataan.

Mendapat tanggapan Juru Bicara Kepresidenan

Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Junat (31/1/2020).
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Junat (31/1/2020). (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)

Video Kapolsek memarahi penyelenggara acara arisan tersebut mendapatkan tanggapan juru bicara kepresidenan Fadjroel Rahman.

Ia mengunggah video tersebut di akun Twitter-nya.

Fadjroel juga menulis, 'Menegakkan disiplin tidak bisa dengan bujuk rayu, karena itu demi kemaslahatan masyarakat. Polri harus tegas.'

'Pembatasan Sosial dan Pendisiplinan Hukum oleh Poldri dalam upaya berperang melawan Covid-19.

Mari tumbuhkan partisipasi minimal untuk menolong diri sendiri dan keluarga,' tulis dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Murid Diliburkan karena Corona, Gurunya Malah Gelar Arisan, Kapolsek Berang dan Juru Bicara Presiden Berkomentar

Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaJemberTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved