Virus Corona

Soal Usulan Pemotongan 50 Persen Gaji DPR, Dedi Mulyadi: Sampai Corona Selesai

Demi perangi Virus Corona, ada sejumlah usulan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA
Politisi Partai Golkar Dedi Mulyadi, Minggu (4/8/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Demi perangi Virus Corona, ada sejumlah usulan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

Termasuk soal pemotongan gaji DPR.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengaku tak keberatan soal usulan pemotongan gaji anggota DPR sebesar 50 persen untuk penanganan dampak Corona.

Terlebih, hampir semua fraksi diketahui juga telah bersepakat terkait usulan tersebut.

Bahkan ia berharap, kebijakan serupa dapat dilakukan kepada seluruh anggota DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Dengan demikian, anggaran yang terkumpul nantinya bisa lebih besar untuk membantu penanganan dari dampak Virus Corona.

"Kami tak masalah jika pemotongan itu sampai Corona selesai. Misalnya, 3 atau 4 bulan ke depan, April sampai Juli," katanya kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (30/3/2020).

Dedi juga mengatakan, anggaran yang terkumpul tersebut, jika disetujui, diusulkan untuk dapat difokuskan kepada dua hal.

Pertama, untuk memberikan bantuan kepada warga yang kehilangan pekerjaan akibat harus tinggal di rumah.

Kedua, difokuskan untuk pengadaan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien Corona.

"Dua hal itu jadi fokus agar anggaran ini memiliki efek bagi percepatan penyelesaian bagi yang sakit dan pencegahan wabah itu meluas kepada masyarakat," tandasnya. (Putra Prima Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaji DPR Dipotong 50 Persen untuk Tangani Corona, Dedi Mulyadi: Kami Tak Masalah...".

Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved