Terkini Daerah

Bercanda Sambil Todongkan Pistol, Anggota Sabhara Tembak Rekannya hingga Tewas

Kematian DS (21) yang merupakan anggota Satuan Sabhara Polrestabes Medan masih diselidiki.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pembunuhan. Kematian DS (21) yang merupakan anggota Satuan Sabhara Polrestabes Medan masih diselidiki. 

TRIBUNWOW.COM - Kematian DS (21) yang merupakan anggota Satuan Sabhara Polrestabes Medan masih diselidiki.

DS diduga tertembak rekannya sendiri saat berada di barak, Sabtu (28/3/2020).

Polisi pun sudah menetapkan satu tersangka dan 11 saksi.

300 Orang Tewas dan 1.000 Jiwa Keracunan karena Minum Metanol yang Diklaim sebagai Obat Corona

"Sejauh ini kita sudah melakukan penyidikan dan menetapkan satu tersangka yakni Bripda KHN. Ada 11 saksi yang dimintai keterangan terhadap kasus ini," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edison Isir kepada wartawan di Medan, Senin sore, dilansir dari Antara.

Sementara itu, menurut Jonny, senjata api yang menewaskan DS adalah milik dari Wadir Krimsus Poldasu AKBP Bagus Oktobrianto.

"Kita masih mendalami mengapa senjata itu bisa sampai di tangan yang bersangkutan," ujarnya.

Seperti diketahui, dari hasil penyelidikan sementara, Bripda KHN diduga tidak sengaja menembak korban karena mengira senjatanya tidak berisi peluru.

Penyidik juga menduga motif tersangka adalah bercanda sambil menodongkan pistol.

Namun sayang, senjata meletus dan mengenai kepala korban.

Atas kejadian ini, tersangka akan disangkakan melanggar Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan dan Pasal 359 KUHPidana tentang kelalaian (kealpaan) yang menyebabkan orang lain mati dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya Sendiri, Ini Penjelasan Kapolrestabes".

Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved