Breaking News:

Virus Corona

Cerita Perawat yang Dinyatakan Positif Covid-19 saat Dihubungi Ganjar Pranowo, Mengaku Kangen Anak

Seorang perawat d Magelang dihubungi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menceritakan pengalamannya serta memberikan semangat.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Instagram ganjar_pranowo
Ganjar Pranowo. Terbaru, Ganjar tampak menghubungi seorang perawat yang tertular Virus Corona dari pasien, Minggu (29/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan semangat kepada seorang perawat rekam medis di pelayanan IGD yang positif Virus Corona (Covid-19).

Seusai menjalani perawatan di rumah sakit, perempuan asal Temanggung tersebut saat ini sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Melalui sambungan telepon pada Sabtu (28/3/2020), perawat itu bercerita kepada Ganjar awal mula dirinya tertular Covid-19 yakni pada saat bekerja melayani antrean para pasien yang membludak di rumah sakit.

Imbau Daerah yang Karantina Wilayah karena Corona, Ganjar Pranowo: Jangan Jalan Sendiri-sendiri

Saat itu, dirinya dan sejumlah perawat lain belum dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).

Terlebih terdapat pasien yang belakangan diketahui positif terjangkit Virus Corona yang tak memakai masker turut mengantre.

"Awalnya saya sedang bekerja melayani pasien yang akan mendaftar. Pasien yang daftar banyak sekali. Saat itu kami para petugas belum ada persiapan pakai APD dan lainnya."

"Pasien itu datang juga tidak pakai masker. Kami juga belum tau kalau ternyata salah satu pasien itu suspect Corona," jelasnya.

Perawat tersebut mengaku telah melakukan kontak selama 15 menit dengan pasien yang akhirnya dinyatakan pasien positif Covid-19 pertama kali di Magelang.

Saat melayani, pasien tersebut awalnya hanya mengeluhkan batuk.

Setelah diperiksa dan dipastikan terinfeksi, pasien kemudian menjalani isolasi.

"Waktu saya tanya, pasien cuma mengeluhkan batuk-batuk. Padahal di surat rujukan tidak disebutkan ada sakit pneumonia atau gejala batuk dan lainnya."

"Tapi kok dia batuk-batuk terus. Baru setelah diperiksa dia suspect dan langsung diisolasi," ceritanya.

Sebut Corona Menyebar Cepat, Ganjar Pranowo Imbau: Kalau Cinta Keluarga, Tolong Jangan Pulang

Pasca mengetahui kondisi sang pasien , perawat tersebut mengaku ketakutan dan langsung menerapkan sejumlah anjuran dari pemerintah seperti mencuci tangan, memakai masker hingga minum vitamin.

Namun, lima hari berselang, sang perawat mengalami sejumlah gejala seperti demam, tenggorokan yang sakit hingga pingsan.

"Pas sudah dinyatakan positif, lima hari kemudian saya sudah mulai ada gejala demam sampai 39,9 derajat dan mulai batuk-batuk di malam hari, tenggorokan rasanya sakit."

"Saat itu saya masih berusaha untuk tetap bekerja selama tiga hari. Baru setelah itu saya sudah enggak kuat dan pingsan," katanya.

Setelah itu, dirinya langsung dirawat di ruang isolasi dan melakukan tes swab.

Kendati kondisinya makin membaik, hasil tes menunjukkan dirinya positif Virus Corona.

Meskipun dia mengaku sempat shock namun dia tidak patah semangat dan tetap berpikiran positif.

Dia hanya berusaha berjuang untuk sembuh dari penyakitnya itu.

"Sekarang saya sudah sehat dan membaik. Sedang karantina mandiri di rumah, orang tua saya di Temanggung," jelasnya.

Soal Perkembangan Wabah Corona, Achmad Yurianto: Banyak Warga Mampu Membantu yang Tidak Mampu

Tak berapa lama, dirinya terisak karena harus berpisah sementara dengan putranya yang masih kecil akibat dirinya diisolasi.

Sambil terisak, sang perawat mengaku merasa rindu dengan sang anak yang baru berusia dua tahun, dan terpaksa harus terpisah dengannya.

"Anak saya dua tahun Pak, sejak saya dinyatakan positif dan dikarantina, sampai sekarang saya belum berjumpa. Kangen sekali rasanya Pak," katanya sambil berurai air mata.

Dia mengaku hanya bisa melampiaskan rasa rindunya melalui video call.

"Anak saya sekarang saya titipkan di rumah mertua di Magelang, suami saya kerja di Jakarta. Saat video call, anak sering tanya mama kapan pulang? Saya jawab mama masih kerja. Dia tahunya saya masih kerja," imbuhnya.

Perawat tersebut lalu menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan menjaga jarak serta tak lupa selalu mencuci tangan.

Selain itu juga menyarankan agar masyarakat untuk tetap di rumah.

"Mending saat ini tinggal di rumah dulu. Karena rezeki sudah ada yang mengatur. Untuk mengurangi penularan penyakit mending isolasi diri di rumah saja" pesannya.

Ganjar pun terus memberikan semangat kepadanya agar kuat menjalani cobaan ini dan mendoakan perawat tersebut cepat sembuh.

"Tetap semangat ya, banyak teman-teman yang selalu mendoakan dan mendukung para tenaga medis seperti panjenengan," kata Ganjar.

"Mbak segera sehat ya, semangat terus ya, sampaikan sama putranya saya pengen gendong, salam buat mertua, salam buat suami. Sehat terus ya,"pungkas Ganjar sambil mengakhiri sambungan telepon.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curhat Perawat Positif Covid-19 kepada Ganjar, Pingsan karena Corona dan Rindukan Anak"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Positif Virus Corona di IndonesiaGanjar PranowoVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved