Virus Corona

Penjualan Sepi karena Corona, Pedagang Pasar Tanah Abang: Kalau sampai Ramadan Bisa Rugi 80 Persen

Pedagang Pasar Tanah Abang mengaku mengalami kerugian sebagai dampak dari Pandemi Virus Corona.

Penjualan Sepi karena Corona, Pedagang Pasar Tanah Abang: Kalau sampai Ramadan Bisa Rugi 80 Persen
YouTube KompasTV
Edward, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang menyampaikan perkiraan kerugian yang dialaminya, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pedagang Pasar Tanah Abang mengaku mengalami kerugian atas dampak Pandemi Virus Corona.

Diketahui, pemerintah DKI Jakarta menerapkan kebijakan phisycal distancing sebagai langkah penanggulangan penyebaran Covid-19.

Namun, adanya peraturan ini mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat karena lebih memilih tinggal di rumah.

Antisipasi Corona, Pemprov DKI Persiapkan Skenario Terburuk, Kemungkinan Bisa Positif 8.000 Jiwa

Dilansir KompasTV, Kamis (26/3/2020), pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, mengeluhkan sepinya pengunjung.

Padahal biasanya menjelang lebaran, penjual meraup keuntungan yang cukup besar dari masyarakat yang membeli baju baru.

Bahkan sejumlah pedagang juga telah menyiapkan persediaan baju lebaran, sehingga kerugian mereka semakin besar.

Edward, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang menyampaikan perkiraan kerugian yang harus ditanggungnya.

"Kalau seperti yang kami alami sampai 50 atau 60 persen (kerugian) penjualan," kata Edward.

"Kalau seandainya ini berakhir sampai ramadan lalu bulan puasa ini tambah parah ini pengusaha tekstil."

"Bisa-bisa kerugian mencapai 80 persen," tandasnya.

Lakukan Local Lockdown, Wali Kota Tegal Dedy Yon: Lebih Baik Dibenci daripada Maut Jemput Warga

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved