Virus Corona

125 Ribu Alat Rapid Test Siap Didistribusikan, Tenaga Medis Termasuk Jadi Prioritas Utama Pengecekan

Pemerintah sudah menyiapkan 125 alat pengecekan Virus Corona atau rapid test yang akan digunakan untuk pengcekan secara massal.

125 Ribu Alat Rapid Test Siap Didistribusikan, Tenaga Medis Termasuk Jadi Prioritas Utama Pengecekan
Dok. BNPB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 125 ribu rapid test.

Nantinya, seluruh alat rapid test itu akan didistribusikan ke-34 provinsi seluruh Indonesia.

Dilansir oleh Tribunnews.com, informasi itu disampaikan oleh Yurianto di kantor Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa (24/3/2020).

"Saat ini kami sudah mendistribusikan 125 ribu kit untuk pemeriksaan cepat yang didistribusikan di 34 provinsi," kata Yurianto.

 Viral Plastik Pembungkus Jenazah PDP Corona Dibuka Keluarga, Jubir Covid-19: Kita Tak Bisa Apa-apa

Yurianto menyerahkan sepenuhnya kepada daerah untuk mengatur siapa saja yang akan dilakukan tes menggunakan rapid test tersebut.

 Gaji Dibayar Hanya 50 Persen, Ribuan Karyawan Pabrik di Magetan Unjuk Rasa di Tengah Virus Corona 

Meski begitu, ia menyarankan agar prioritas tes dilakukan untuk orang yang pernah kontak dengan pasien positif dan tenaga medis yang menangani pasien positif.

Ia juga menyebut, pemerintah akan segera mendatangkan rapid test yang lebih banyak.

Sehingga, tes dapat dilakukan berdasarkan wilayah yang dianggap menjadi pusat penularan.

"Pengiriman berikutnya akan berbasis pada daerah di mana kasus ini ditemukan dan kemudian kita anggap sebagai daerah yang berpotensi sebagai munculnya penularan," kata Yurianto. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Pastikan 125 Ribu Alat Rapid Test Didistribusikan ke 34 Provinsi

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved