Virus Coron

Presiden AS Donald Trump Justru Kurangi Masa Social Distancing Wabah Virus Corona, Ini Alasannya

Presiden AS Donald Trump ingin warga Amerika kembali bekerja sesegera mungkin sambil terus menjaga jarak.

instagram/realdonaldtrump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

TRIBUNWOW.COM - Presiden AS Donald Trump ingin warga Amerika kembali bekerja sesegera mungkin sambil terus menjaga jarak yang aman untuk menghindari penyebaran penyakit COVID-19, kebijakan yang diperingatkan para ahli kesehatan mungkin tidak tepat.

Presiden Amerika Donald Trump, Senin (23/3), mengatakan, “Kami tidak akan membiarkan obat menjadi lebih buruk daripada penyakitnya."

Pernyataan Trump tersebut mengisyaratkan keinginannya untuk segera mengakhiri masa social distancing atau “jaga jarak secara fisik” yang kini berlaku yang bertujuan untuk membendung lonjakan wabah Virus Corona.

Donald Trump Jalani Tes Virus Corona setelah Sempat Interaksi dengan Orang Positif Covid-19

“Negara kita tidak seharusnya dihentikan aktivitasnya,” tambahnya.

"Warga kita ingin kembali bekerja. Mereka akan menjaga jarak dan yang lain-lainnya, dan orang lanjut Usia akan dilindungi & dengan penuh kasih. Kita bisa melakukan dua hal sekaligus. Penyembuhan tidak mungkin lebih buruk dari masalahnya!," cuit Trump hari Selasa (24/3) pagi.

 

Trump, dalam jumpa pers harian gugus tugas Virus Corona Gedung Putih, mengatakan sebuah tim besar sedang mengerjakan apa langkah selanjutnya yang akan diambil untuk mengakhiri penghentian kegiatan ekonomi terbesar di dunia itu.

Pada titik tertentu, negara perlu “terbuka, bergerak,” kata Trump. Dia kini mempertimbangkan risiko pandemi COVID-19 terhadap kehancuran ekonomi yang terjadi di Amerika akibat penutupan sebagian besar dunia usaha.

Ada 519 Kasus Virus Corona dengan 10 Kematian, India Berlakukan Kebijakan Lockdown dan Karantina

Menurut Presiden Trump angka kematian akibat krisis ekonomi yang meluas dapat melebihi jumlah kematian yang disebabkan oleh Virus Corona di Amerika Serikat. Dia menyatakan bahwa tingkat kematian dari Virus Corona kurang dari 1 persen - jauh lebih rendah dari yang diantisipasi sebelumnya.

Nenek Rubiyem Curhat Jual Kopi saat Virus Corona, Karni Ilyas: Nanti Dikasih Ongkos Pulang Kampung

“Amerika akan pulih dan akan segera terbuka untuk bisnis,” kata Trump.

Dia menjelaskan pemulihan itu tidak dalam waktu tiga hingga empat bulan seperti yang diprediksi oleh sebagian orang yang memperingatkan bahwa ancaman mengerikan dari Virus Corona tidak akan surut dengan cepat. (VOA)

Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved