Breaking News:

Virus Corona

Sempat Divonis Positif Virus Corona, Begini Pesan Mantan Pasien Nomor 12 untuk Masyarakat

Yrui Wardhana, pasien positif Virus Corona yang dinyatakan telah sembuh menyampaikan sejumlah pesan untuk masyarakat.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
YouTube Dapoer Gear
Yuri Wardhana, pasien positif Virus Corona yang dinyatakan telah sembuh menyampaikan sejumlah pesan untuk masyarakat. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan telah sembuh menyampaikan sejumlah pesan untuk masyarakat.

Mantan pasien dengan kode nomor 12 tersebut mengimbau agar masyarakat tidak bepergian dan terus melakukan social distancing.

Ia juga mewanti-wanti orang yang memiliki kebiasaan merokok, karena menurut yang ia ketahui, perokok akan lebih beresiko saat terpapar Virus Corona.

Apresiasi Petugas Medis yang Merawatnya, Mantan Pasien Covid-19: Mereka Pertaruhkan Hidup

Yuri Wardhana, mantan pasien tersebut, mengungkapkan sejumlah informasi yang didapatnya selama ia diisolasi di RS Hasan Sadikin, Bandung.

Dilansir akun YouTube Dapoer Gear, Selasa (24/3/2020), Yuri yang notabene pasien positif pertama di Bandung, mengatakan meski dirinya telah imun, ia tetap akan berusaha tinggal di rumah.

"Jadi saya tu udah dinyatakan sembuh ya, dan banyak yang bilang kalau yang udah sembuh itu, dia akan imun sama yang namanya Corona," terang Yuri.

"Kalau saya egois, saya bisa aja kok main ke luar, ke restoran, ke bioskop, atau jalan-jalan," imbuhnya.

Yuri menjelaskan meskipun ia tidak akan terinfeksi virus tersebut lagi, ia bisa saja menjadi pembawa virus (carrier) dan bisa menularkan virus tersebut ke sekitarnya.

"Saya saja yang sudah imun, berusaha untuk tahan itu (bepergian), karena kan kalau kita keluar, oke kita nggak ketularan nih, tapi bisa aja kita nularin ke orang lain," ujar Yuri menjelaskan.

"Begitu kita sampai rumah, kita kan nularin orang rumah."

"Jadi selama kamu masih punya orangtua, selama kamu masih tinggal dengan orangtua, atau di rumah kamu nggak sendiri, tolong pikirin nasib orang tua kita."

"Pikirin juga nasib orang tua mereka yang kita tularin, secara tidak langsung kita tularin," sambung Yuri menegaskan.

Ceritakan Pengalaman saat akan Diisolasi, Mantan Pasien Positif Virus Corona: Satpamnya Hilang

Lelaki yang berprofesi sebagai penari tersebut menyebutkan bahwa orang berusia lanjut akan beresiko lebih tinggi bila terpapar Virus Corona.

"Yang sampai fatal itu orangtua, yang punya penyakit bawaan," ucap Yuri.

"Jadi kalau untuk umuran kita sih kayanya enggak terlalu fatal, cuma kalau untuk orangtua itu fatal," jelasnya.

Selama dikarantina, ia sering mencari tahu mengenai penyakit Covid-19 yang dideritanya.

Ia mengatakan bahwa melalui sebuah riset, kebanyakan korban meninggal di China berjenis kelamin laki-laki.

"Saya juga baca berita di China, kebanyakan yang meninggal itu adalah yang nggak ketolong, dan jenis kelaminnya laki-laki, kenapa laki-laki, karena setelah di riset laki-laki itu lebih banyak ngerokok," jelas Yuri.

Ia mengungkapkan banyaknya kematian di China, selain disebabkan karena faktor rokok, juga karena polusi udara di China yang dapat merusak paru-paru.

"Jadi di China itu korbannya kebanyakan perokok, selain itu karena di China itu kan polusinya nomor satu di dunia ya, jadi emang pada dasarnya paru-paru mereka tu enggak 100% sehat," terang Yuri.

Menurut pengalamannya, Yuri mengenal beberapa orang yang juga dinyatakan sebagai suspect, memiliki bercak di paru-parunya akibat kebiasaannya merokok.

"Ada yang paru-parunya ada bercak, mungkin karena dia ngerokok, tapi sebagian yang enggak ngerokok tu nggak, dan masa penyembuhannya beda," ucap Yuri.

Curhatan Pasien No 12 Positif Virus Corona yang Sembuh: Daripada Khawatir Lebih Baik Ajukan Diri Tes

Ia berpesan kepada para perokok untuk menahan diri agar tidak merokok sehingga tidak terdampak Virus Corona.

"Jadi buat kalian yang ngrokok,ya tahan-tahan dululah, demi diri kalian sama demi orang-orang di sekitar kalian," imbau Yuri.

"Karena kalau kalian perokok, kalian akan lebih mudah terserang si Covid," pungkasnya.

Sebelumnya, Yuri sempat menceritakan bahwa ia tertular Virus Corona saat mengikuti acara dansa di Jakarta.

Dalam acara tersebut hadir pula seorang WNA, yang diketahui setelahnya ternyata mengidap Covid-19.

"Saat dansa, di situ ada WNA, masalah saya kontak atau enggak, saya enggak inget," sambungnya.

Yuri menjelaskan sepulangnya dari acara tersebut, ia masih merasa sehat.

Namun ia merasakan gejala flu setelah sampai di Bandung.

Ia demam selama 2 hari dan akhirnya sembuh total pada hari ke-5.

Setelah mendengar bahwa WNA yang saat itu hadir ternyata diidentifikasi positif Virus Corona, Yuri dan sejumlah temannya yang saat itu hadir berinisiatif memeriksakan diri.

Ia mendaftarkan diri dalam program pemerintah untuk melakukan tes pada orang-orang terkait yang berada dalam kelompok Cluster I Jakarta.

Setelah kembali ke Bandung, Selasa (3/3/2020), malamnya Yuri ditelepon oleh pihak Dinas Kesehatan Bandung dan dinyatakan harus diisolasi.

Kemudian ia diisolasi selama 17 hari dari Selasa (3/3/2020) hingga akhirnya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang pada Jumat (20/3/2020).

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke 22:31.

(TribunWow)

Tags:
Virus CoronaCovid-19Bandung
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved