Virus Corona

Ma'ruf Amin Minta MUI Keluarkan Fatwa Salat Petugas Medis dan Penanganan Jenazah Korban Covid-19

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan sejumlah fatwa terkait Virus Corona.

YouTube Talk Show tvOne
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam kanal YouTube Talk Show tvOne, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan sejumlah fatwa terkait adanya Virus Corona.

Permintaan itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers yang dilaksanakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (23/3/2020).

Ma'ruf Amin meminta agar dikeluarkan fatwa mengenai tata cara pengurusan jenazah pasien terinfeksi Virus Corona, dan agar petugas medis dapat melakukan salat tanpa wudu atau tayamum.

Sri Sultan HB X Minta Warga di Yogyakarta Selalu Waspada Virus Corona: Doaku Seluruh Warga Sehat

Dilansir TribunWow.com dari tayangan tvOneNews, Senin (23/3/2020), Ma'ruf Amin mengatakan fatwa pertama dimaksudkan sebagai langkah antisipatif, agar pemakaman jenazah dapat dilakukan secara semestinya dalam situasi yang tidak memungkinkan.

"Untuk mengantisipasi ke depan, saya juga minta majelis ulama dan ormas islam untuk mengeluarkan fatwa, kalau terjadi kesulitan mengurusi jenazah penderita Corona ini," kata Ma'ruf.

"Karena kurang misalnya petugas medisnya, atau karena situasi yang juga tidak memungkinkan, kemungkinan untuk tidak dimandikan misalnya."

"Kami ingin meminta supaya majelis ulama dan ormas islam membuat fatwa, sehingga tidak kesulitan kalau itu terjadi,"sambungnya.

Petugas Medis Bisa Tayamum karena Tak Boleh Lepas APD

Ma'ruf Amin juga menyinggung mengenai kondisi petugas medis yang menangani pasien positif Virus Corona dan harus menggunakan alat pelindung diri (APD).

Pakaian tersebut tidak diperbolehkan untuk dilepas selama delapan jam, sehingga petugas medis yang beragama Islam tidak bisa melakukan wudu dan tayamum ketika akan salat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved