Terkini Daerah

3 Anggota TNI Jadi Korban Ledakan Pom Bensin Mini di Probolinggo, Total Korban 52 Orang

Tiga anggota TNI di Probolinggo jadi korban ledakan pom bensin mini saat akan menolong para warga.

3 Anggota TNI Jadi Korban Ledakan Pom Bensin Mini di Probolinggo, Total Korban 52 Orang
KOMPAS.com/A. Faisol
Pom mini yang meledak dan terbakar di Probolinggo merenggut korban jiwa. 

TRIBUNWOW.COM - Warga di Kabupaten Probolinggo dikejutkan dengan ledakan sebuah pom bensin mini yang terletak di tengah pemukiman.

Akibatnya, kebakaran pun terjadi dan mengakibatkan sejumlah korban, termasuk anggota TNI.

Tiga anggota TNI menjadi korban dari kebakaran pom bensin mini di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo pada Kamis (19/3/2020) sore.

ODP Corona di Solo Malah Rewang dan Pergi ke Pasar, Akibatkan 17 Rumah Diisolasi hingga Dijaga TNI

Dikutip dari Kompas.com, melalui pesan singkat, Komandan Kodim 0820 Letkol Imam Wibowo mengungkapkan, ketiga anggotanya adalah Danramil Gending Kapten Inf Edy Sutomo bersama dua anggotanya Serda Markus dan Koptu Santoso.

"Mohon doanya semoga lekas sembuh. Apresiasi tertinggi kepada ketiga anggota tersebut karena dalam upaya membantu memberikan pertolongan kebakaran, namun terjadi musibah. Ternyata di dalamnya ada drum isi bensin yang meledak," kata Imam, kepada Kompas.com, melalui pesan singkat, Jumat (20/3/2020).

Imam menjelaskan, ketiga personel TNI itu baru selesai melakukan penyemprotan cairan disinfektan tak jauh dari lokasi kejadian sebelum peristiwa terjadi.

Mengetahui ada kobaran api dan suara ledakan, mereka langsung berupaya menghalau warga serta membantu proses pemadaman.

Tak disangka, ledakan kedua pun terjadi dan mengenai ketiganya.

"Danramil melihat ada tumpukan drum BBM, dan langsung meminta sejumlah warga yang mendekat agar menjauh. Saat menghalau warga, terjadi ledakan kedua, ketiga anggota TNI menjadi korban," kata Imam.

Pom Mini di Probolinggo Meledak, 1 Korban Tewas, Ledakan Kedua Lukai Orang yang Berkerumun Menonton

Akibatnya mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan akibat luka bakar yang dideritanya.

Edy Sutomo, dirawat di RSU Wonolangan Dringu dengan luka bakar 20 persen, Markus mengalami luka bakar di tangan, dan Santoso, harus dirujuk ke RSSA Malang karena mengalami luka bakar 45 persen.

Saat rilis di kantor bupati Jumat (20/3/2020) siang, Kepala Dinas Kesehatan Anang Budi Yoelijanto mengatakan, jumlah korban yang awalnya 50 menjadi 52 orang.

"Dua warga meninggal bernama Saiful Rosi dan Alimudin. Saiful Rosi meninggal Jumat (20/03/2020) di rumah sakit Saiful Anwar Malang setelah sebelumnya dirujuk dari rumah sakit Wanolangan. Alimudin meninggal kemarin," ujar Anang.

Anang menambahkan, seluruh korban meninggal maupun yang dirawat dipastikan disebabkan oleh luka bakar mulai level 0 persen-90 persen.

Ia mengimbau kepada masyarakat yng menjadi korban namun tak terdaftar agar segera melapor agar dapat diberikan pendampingan dan fasilitas pembiayaan.

"Untuk penanganan dan observasi di Rumah Sakit Saiful Anwar, tim kami akan terus mendampingi dan mengawal. Insya Allah pembiayaannya juga akan di-backup oleh Pemkab Probolinggo. (Kontributor Kompas.com Probolinggo/Ahmad Faisol)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 3 Anggota TNI Jadi Korban Kebakaran Pom Bensin Mini, Jumlah Korban Sudah 52

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved