Virus Corona

PGI Kembangkan Ibadah Virtual untuk Dukung Kebijakan Pemerintah terkait Pembatasan Perkumpulan Orang

PGI telah mengedarkan imbauan kepada warga gereja untuk mempertimbangkan alternatif persekutuan dan ibadah dengan memanfaatkan media sosial.

PGI Kembangkan Ibadah Virtual untuk Dukung Kebijakan Pemerintah terkait Pembatasan Perkumpulan Orang
TRIBUNNEWS/MAFANI FIDESYA
Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom 

TRIBUNWOW.COM - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) telah mengedarkan imbauan kepada warga gereja untuk mempertimbangkan alternatif persekutuan dan ibadah dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi digital dengan mengembangkan e-church.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom melalui laman resmi PGI seperti dilansir oleh Tribunnews.com, Kamis (19/3/2020).

Tindakan ini dilakukan menyusul kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurangi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Bagaimana Aktivitas Ibadah Puasa dan Tarawih di Tengah Wabah Corona? Begini Fatwa dari MUI

Anies Baswedan Instruksikan Kegiatan Ibadah di Jakarta Dilakukan dari Rumah, Salat Jumat hingga Misa

Edaran mengenai pembatasan perjalanan serta perjumpaan warga jemaat sudah disampaikan pihak PGI sejak Sabtu (14/3/2020).

“Sejak kemarin (Sabtu 14/3/2020-red) sudah mengedarkan himbauan kepada warga gereja untuk membatasi perjalanan dan perjumpaan yang tidak terlalu penting. Saya juga sudah menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif persekutuan dan ibadah dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi digital dengan mengembangkan e-church,” ujar Pdt Gomar Gultom.

Menurut dia, saat ini sudah ada beberapa gereja yang sudah menerapkan e-church.

Pendeta Gomar kemudian mencontohkan dua gereja di Jakarta, yakni Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pondok Indah dan Jakarta Praise Community Church (JPCC) yang sudah tidak lagi menyelenggarakan ibadah di gereja.

Warga dapat mendengarkan serta menyimak kotbah yang disampaikan melalui radio atau video streaming.

Kendati mengimbau untuk melakukan ibadah secara daring, pimpinan PGI ini menyadari masih banyak gereja yang belum siap karena masalah infrakstuktur.

“Memang belum banyak gereja yang siap karena masalah infrastruktur. Tapi saya kira ke depan akan lebih siap, sehingga umat dapat beribadah dari rumah,” jelasnya.

Guna Deteksi Virus Corona Lebih Dini, Jokowi Instruksikan untuk Dilakukan Rapid Test secara Massal

Gereja yang masih menyelenggarakan ibadah, telah diimbau untuk menyediakan fasilitas cuci tangan serta alat pengukur suhu tubuh umat di pintu masuk.

Selain itu, pihak gereja juga diminya untuk melakukan penyemprotan disinfektan ruang ibadah sebelum ibadah dimulai. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dukung Kebijakan Pemerintah, PGI Kembangkan Ibadah Virtual

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved