Virus Corona

Kisah Perjuangan Perawat Jadi Garda Terdepan Covid-19, Tak Takut Tertular hingga Jadi Teman Curhat

Di saat semua orang menjauhi, perawat rumah sakit harus berhadapan langsung dengan Virus Corona.

Kisah Perjuangan Perawat Jadi Garda Terdepan Covid-19, Tak Takut Tertular hingga Jadi Teman Curhat
KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI
Wita Tamala, seorang perawat pasien Virus Corona di RSUP Persahabatan, Jakarta menceritakan kisahnya saat menghadapi pasien dengan penyakit yang sudah menjangkiti ratusan ribu orang di seluruh dunia ini. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertama kali mengumumkan pasien positif Covid-19, yakni pada Senin (2/3/2020) lalu.

Mewabahnya Covid-19 di Indonesia menimbulkan kepanikan masyarakat.

Kepanikan semakin menjalar ketika jumlah pasien positif bertambah.

 Kritik Langkah Pemerintah Upayakan Sektor Pariwisata di Tengah Wabah Corona, Rocky Gerung: Itu Rakus

Masyarakat kemudian berbondong-bondong ke pasar swalayan untuk membeli sejumlah bahan kebutuhan pokok dan juga alat perlindungan diri seperti masker dan hand sanitizer.

Jika masyarakat secara umum panik dan khawatir dengan mewabahnya Virus Corona, lantas, bagaimana dengan perawat yang menangani pasien positif Covid-19?

Apakah para perawat itu juga takut dan khawatir dengan dirinya?

Wita Tamala merupakan seorang perawat yang menangani pasien positif Covid-19 RSUP Persahabatan, Jakarta Timur.

Dikutip dari Kompas.com, Wita yang sudah lima tahun menjadi perawat ini mengaku telah satu tahun menangani pasien yang diisolasi.

Saat Covid-19 mewabah di Indonesia, dia pun bertugas merawat para pasien positif di ruang isolasi.

Sempat ada rasa takut dan khawatir dalam diri Wita ketika merawat pasien tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved